Cokelat Susu Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

- Selasa, 29 Juni 2021 | 07:02 WIB
(internet) coklat
(internet) coklat

Sebuah studi menyebut mengonsumsi cokelat susu pada waktu dan kondisi tertentu bisa membantu menurunkan berat badan.

Banyak orang mungkin beranggapan bahwa cokelat adalah makanan yang harus dihindari ketika menjaga berat badan. Namun, sayangnya bahan satu ini terlalu nikmat untuk dilewatkan. Bahan ini juga bisa ditemukan di mana pun, bahkan jadi campuran inti makanan atau minuman.

Melansir WebMD, cokelat murni dan cokelat hitam (dark chocolate) semakin bermanfaat bagi kesehatan. Cokelat hitam yang lebih padat kakao mengandung lebih banyak antioksidan daripada cokelat lainnya.

Senyawa antioksidan pada cokelat membantu melindungi sel dari peradangan, meningkatkan fungsi otak, menjaga tekanan darah tetap stabil, dan menjaga kesehatan jantung. Selain itu, makan cokelat hitam bisa memberikan lebih banyak energi.

Namun, bagaimana dengan cokelat susu yang sering dijumpai di supermarket?

Dalam jurnal yang diterbitkan di Federation of American Societies for Experimental Biology mengatakan, minum cokelat susu pada pagi, sore, atau malam hari dapat memengaruhi keseimbangan energi dan berat badan seseorang,

Studi tersebut dilakukan di Brigham and Women's Hospital. Studi melibatkan 19 perempuan kaukasia berusia 52 tahun yang dibagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok pertama mengonsumsi 100 gram cokelat di pagi hari bersamaan dengan sarapan, kelompok dua mengonsumsi 100 gram cokelat di malam hari satu jam sebelum tidur. Kemudian kelompok tiga tidak mengonsumsi coklat sama sekali. Mereka juga tidak diharuskan mengubah pola makan dalam diet mereka.

Pengamatan dilakukan selama 14 hari. Hasilnya menunjukkan bahwa selama dua pekan tersebut asupan cokelat tidak meningkatkan berat badan.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa cokelat mengurangi asupan energi, konsisten dengan pengurangan rasa lapar, pengendalian nafsu makan, dan keinginan untuk makan permen," kata salah satu peneliti, Carolina Escobar.

Hasil serupa ditemukan pada kelompok perempuan yang mengonsumsi cokelat pada pagi hari dan malam hari. Mereka mengalami penurunan rasa lapar dan lebih sedikit ngidam makanan manis selama masa observasi tersebut.

Namun, pemakan cokelat di malam hari menunjukkan lebih banyak membakar kalori daripada mereka yang makan cokelat di pagi hari. Kelompok pemakan cokelat di malam hari berhasil membakar rata-rata 300 kalori dari pada kelompok pemakan cokelat di pagi hari (150 kalori).

Observasi pada pemakan cokelat di malam hari juga menunjukkan peningkatan aktivitas fisik sebesar 6,9 persen, peningkatan metabolisme, hingga mengurangi lingkar pinggang mencapai 1,7 persen.

Lebih lanjut, makan cokelat di malam hari dapat mengubah metabolisme tubuh agar lebih siap menghadapi esok hari. Orang yang hendak berolahraga atau beraktivitas fisik berat disarankan makan cokelat di malam hari.

"Asupan cokelat pada sore atau malam dapat disarankan untuk kinerja pagi yang lebih baik selama menjalani latihan intensitas tinggi atau latihan berkepanjangan," kata Carolina.

Makan cokelat di malam hari juga membuat ritme tidur jadi lebih teratur. Mereka yang makan cokelat di sore atau malam hari cenderung bisa tidur lebih teratur.

Hal itu dikarenakan cokelat dapat mengubah komposisi dan fungsi mikrobiota di usus yang dapat memainkan peran penting dalam rasa lapar, aktivitas, dan perubahan metabolisme tubuh.*

(sumber: cnnindonesia.com)

Editor: fery haluan

Terkini

Sakit Kepala? Bumbu Masak Ini Bisa Jadi Obat

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:36 WIB

Berikut Makanan untuk Turunkan Risiko Kanker

Senin, 2 Mei 2022 | 10:37 WIB

Alhamdulillah, Indonesia Makin Aman dari Pandemi

Selasa, 12 April 2022 | 13:44 WIB

Ramadhan Resep Terbaik Hidup Sehat

Minggu, 10 April 2022 | 14:30 WIB

Ini Menu Buka Puasa Kesukaan Nabi Muhammad SAW

Rabu, 6 April 2022 | 19:18 WIB

Bagaimana Hukum Berpuasa Namun Tidak Sahur?

Senin, 4 April 2022 | 14:55 WIB
X