Apa Kesalahan Berjemur Sinar Matahari yang Kerap Terjadi?

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 09:50 WIB
(pikiran-rakyat.com)
(pikiran-rakyat.com)


Berjemur di bawah sinar matahari secara rutin memberik efek positif bagi kesehatan tulang. Namun, ternyata ada efek sampingnya untuk kulit jika tidak memerhatikan durasi dan waktu berjemur yang tepat. Apa itu? Salah satu dampak buruknya mengalami sunburn atau kulit terbakar sinar matahari.

Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Universitas Indonesia (UI) Susie Rendra SpKK FINSDV mengatakan sunburn yang kasusnya lebih banyak di masa pandemi covid-19 saat ini terjadi akibat berjemur yang berlebihan.

"Banyak pasien merasa butuh vitamin D dosis tinggi berpikir makin lama berjemur akan makin baik. Iya, tetapi selama tidak terjadi sunburn, yang ditandai kulit menjadi merah, nyeri, terasa panas dan gatal bila disentuh, serta pada beberapa pasien muncul secara cepat dalam hitungan jam, kulit kering," ungkapnya dalam diskusi media, Sabtu (28/8/2021).

Mengoleskan pelembap kulit bisa menjadi pertolongan pertama saat muncul masalah sunburn. Menurut dr Susie, sebaiknya tidak mengaplikasikanya terlalu tipis demi mengurangi gatal dan kering. Tetapi, apabila pertolongan ini tak juga membantu, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Dalam beberapa kasus, berjemur yang berlebihan juga bisa menimbulkan lenting-lenting air di kulit dan ini membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Di sisi lain, untuk sebagian orang, berjemur juga dapat memunculkan kelainan kulit akibat pajanan sinar matahari antara lain ruam khususnya pada mereka yang kulitnya sensitif. Ruam ini biasanya muncul dalam bentuk titik-titik kemerahan, terasa gatal dan lebih sering berada pada area tidak tertutup pakaian seperti lengan atau daerah leher.

Jadi, harus bagaimana agar berjemur tak justru berdampak buruk bagi kulit? Dokter Susie menyarankan Anda mengatur waktu dan lama jemur. Anda bisa mempertimbangkan UV indeks yang salah satunya bisa ditemukan di ponsel pintar Anda untuk mengetahui waktu berjemur yang aman.

"Saya biasanya di antara 5 dan 6, itu UV indeks relatif aman, 15–30 menit. Harus setiap hari? Tidak, kadang-kadang 3 kali seminggu cukup," jelasnya.

Sesuaikan juga waktu berjemur dengan durasinya. Apabila Anda bisa berjemur pada waktu pagi misalnya pukul 08.00 atau 09.00, maka lama berjemur bisa 15–30 menit. Tetapi bila baru bisa melakukannya pukul 11.00 atau 12.00, maka 5 menit berjemur sudah cukup.

Mengenai bagian yang sebaiknya terekspos sinar matahari, menurut dr Susie cukup area tangan, lengan, dan tungkai saja. Ini artinya, Anda tidak mesti mengekspose seluruh area tubuh seperti halnya bayi saat berjemur.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Bikin Gorengan Enak Tapi Sehat ala dr Zaidul Akbar

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:27 WIB

Waspada! Hindari Tidur Sambil Duduk

Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:21 WIB

Berkumur dengan Air Serai Ampuh Lawan Kuman

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:33 WIB

Bawang Putih Baik untuk Menjaga Kesehatan Para Lelaki

Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:11 WIB

Ternyata Daun Pandan Miliki Manfaat Ini Lho

Kamis, 7 Oktober 2021 | 06:47 WIB

Bagaimana Cara Minum Madu yang Benar?

Selasa, 28 September 2021 | 10:42 WIB
X