Tudong Manto, Warisan Budaya Melayu yang Tetap Lestari

- Rabu, 7 April 2021 | 19:53 WIB
IMG-20210407-WA0025
IMG-20210407-WA0025

Tudung Manto merupakan warisan budaya Melayu Kepulauan Riau khususnya masyarakat Kabupaten Lingga. Secara histori, Tudung Manto adalah bagian dari Folklor non Lisan yaitu adat istiadat tradisional yang diwariskan atau disebarluaskan secara turun temurun dalam bentuk pakaian tradisional.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lingga, Aang Abu Bakar A.Pi.M.Si, mengungkapkan, Tudung Manto berasal dari dua kata yaitu Tudung yang artinya Penutup, sedangkan Manto merupakan sulaman atau bordiran yang menggunakan kelingkan atau benang khusus.

Menurut mantan Kadis Perikanan Kabupaten Lingga ini lagi, Tudung Manto adalah kain yang biasa digunakan sebagai penutup kepala dan merupakan kelengkapan pakaian adat khusus perempuan Melayu umumnya dan perempuan Melayu Kabupaten Lingga khususnya.

"Tutup Kepala (Tudung Manto) diperkirakan keberadaannya sudah ada sekitar tahun 1775 silam (abad ke-18) pada zaman kerajaan Melayu Riau Lingga yang berkuasa di Semenajung Melayu," ucap Aang, Rabu (7/4/2021).

Menurutnya, pada zaman dahulu Tudung Manto ini mempunyai kedudukan yang istimewa, karena hanya dipakai oleh perempuan yang sudah menikah dari kalangan bangsawan, yang disesuaikan dengan warna dan garis keturunan dalam acara pernikahan atau pun acara-acara adat istiadat budaya lainnya.

Sekarang, Tudung Manto tetap diproduksi oleh pelaku usaha Kecil di Kabupaten Lingga dan dipakai hingga saat ini. Dan kini menjadi salah satu cinderamata khas dari Kabupaten Lingga untuk ibu-ibu yang berkunjung ke Negeri Bunda Tanah Melayu.

Bukan itu saja, lanjut dia, Tudung Manto juga sudah didaftarkan secara resmi melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Perlindungan Ciptaan Bidang Ilmu Pengetahuan, Seni dan Sastra dengan keterangan sebagai berikut :

1. Nomor dan Tanggal Permohonan: 000201000271, 22 Januari 2010
2. Pencipta Nama: Syarifah Faridah
Alamat: Kampung Bugis RT.01 RW 04 Desa/Kel Daik, Kecamanatan Lingga Kabupaten Lingga
3. Pemegang Hak Cipta
Nama: Syarifah Faridah
Alamat: Kampung Bugis RT.01 RW 4 Desa/Kel Daik, Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga
4. Jenis Ciptaan: Seni Motif
5. Judul Ciptaan: Tudong Manto
6. Tanggal dan Tempat di umumkan untuk pertama kali di wilayah Indonesia atau di luar wilayah Indonesia: 05 Januari 2010, di Lingga
7. Nomor Pendaftaran: 047239

Dengan telah didaftarkannya Tudong Manto di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, ucapnya lagi, berarti telah menjadi Hak Cipta khusus bagi Ibu Syarifah Faridah yang berkedudukan di Kabupaten Lingga. (jef)

Editor: fery haluan

Terkini

Ketua PKK Kepri Buka Pelatihan Aktivis PATBM

Kamis, 26 Agustus 2021 | 17:16 WIB

Dewi Ansar Kukuhkan Bunda PAUD Lingga

Kamis, 26 Agustus 2021 | 06:50 WIB

Bupati Lingga Gelar Silaturahmi dan Doa Bersama

Sabtu, 10 April 2021 | 19:21 WIB

KONI Lingga Gelar Rapat Pemantapan Pengurus

Senin, 15 Maret 2021 | 15:25 WIB

Rachmat Gobel Melakukan Kunjungan ke Lingga

Selasa, 2 Maret 2021 | 20:28 WIB

Bahas Kerjasama Media, Dinas Kominfo Lingga Gelar FGD

Rabu, 24 Februari 2021 | 17:06 WIB

Syamsudi Jabat Plh Bupati Lingga

Kamis, 18 Februari 2021 | 14:33 WIB
X