Oktober 2021, Teknisi Pendingin Wajib Memiliki Sertifikat Kompetensi

- Sabtu, 18 September 2021 | 20:12 WIB
Suryadi, S.ST, Instruktur Teknik Pendingin UPT Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Provinsi Kepri. (istimewa)
Suryadi, S.ST, Instruktur Teknik Pendingin UPT Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Provinsi Kepri. (istimewa)

Oleh: Suryadi, S.ST, Instruktur Teknik Pendingin UPT Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Provinsi Kepri

Kedepan, selain harus memiliki sertifikat vaksin covid-19, ternyata para pencari kerja maupun praktisi di sektor Teknik Pendingin juga harus memiliki sertifikat kompetensi yang diakui oleh negara yaitu sertifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Kompetensi).

Pentingnya memiliki sertifikat kompetensi ini telah tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor P.73/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019 Pasal 4 yang berbunyi bahwa Teknisi pada jenjang 2 sampai dengan 5 Wajib memiliki sertifikat kompetensi, sedangkan Penanggung Usaha atau Kegiatan, pada pasal tersebut dijelaskan wajib mempekerjakan teknisi yang memiliki sertifikat kompetensi.

Tentu hal ini akan berdampak pada meningkatnya permintaan tenaga kerja yang berkompeten di bidang di bidang teknik pendingin. Kualitas tenaga kerja akan terukur dengan standar skill, pengetahuan dan sikap kerja yang dilalui saat memproses sertifikati tersebut. Bahkan dengan pengakuan pada sertifikat kompetensi ini akan membuat tenaga kerja kita memiliki kualitas yang sejajar dengan tenaga kerja diluar negara kita, terutama menjadi modal untuk bersaing menghadapi kompetensi global dilevel Masyarakat Ekonomi Asia.

Bidang – bidang apa yang perlu dan tidak perlu disertifikasi menurut Permen KLHK tersebut. Untuk Jenjang satu adalah Helper Room Air Conditioner (RAC) / Asisten RAC, Jenjang kedua Teknisi Perawatan AC residensial, Jenjang ke-3 adalah Teknisi AC / Referigerasi Domestik, Jenjang keempat adalah Teknisi pemasangan dan Perbaikan RAC dan Jenjang Kelima adalah Teknisi Senior meliputi bidang Chiller dan VRF.

Khusus untuk jenjang 1 pemerintah tidak mensyaratkan sertifikat kompetensi, sedangkan jenjang selanjutnya pemerintah mewajibkan para teknisi memiliki sertifikasi untuk melaksanakan pekerjaannya.

Lantas, bagaimana dengan teknisi AC atau kulkas atau pekerja dibidang referigerasi dan Tata Udara yang belum memiliki sertifikat sampai dengan Oktober nanti?

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Ir. Emma Rachmawaty, MSc selaku Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tanggal 2 September 2021 pada kegiatan webinar via zoom, pertama adalah sanksi tegas. Sanksi ini tentu akan ditujukan kepada penanggung jawab usaha atau kegiatan. Hal ini untuk memberikan perbedaan perlakuan bagi teknisi bersertifikat dan teknisi yang belum memiliki sertifikat kompetensi.

Di Kepri sendiri, terdapat UPTD Balai latihan dan pengembangan produktivitas di Kota Tanjungpinang yang siap menjembatani para teknisi untuk mendapatkan paket sertifikasi tersebut.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

KPK: Dodi Reza Alex Minta Jatah Proyek

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:09 WIB

Lapor Polisi jika Diteror dan Diancam Pinjol Ilegal!

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:45 WIB

Korban Gempa Bali, 3 Meninggal dan 7 Luka Berat

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:10 WIB

Anies: Kita Siap Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:17 WIB

Bupati Musi Banyuasin Dikabarkan Kena OTT KPK

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 07:20 WIB

Horeee...Gaji PNS Naik 2022? Yuk Intip Bocorannya

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Mayat Lelaki Ditemukan di Kursi Tamu Dalam Rumahnya

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:41 WIB

Terpopuler

X