Jadi Tersangka, Ini Kesepakatan Azis Syamsuddin dengan Eks Penyidik KPK

- Sabtu, 25 September 2021 | 08:40 WIB
(pikiran-rakyat.com)
(pikiran-rakyat.com)

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin ditetapkan jadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara yang sedang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

Awalnya, Azis sempat meminta tolong kepada oknum penyidik KPK asal Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju (SRP) untuk mengurus perkara yang menjeratnya di KPK. Stepanus Robin kemudian meminta bantuan rekannya, seorang Pengacara bernama Maskur Husain (MH).

Azis kemudian diminta untuk untuk menyiapkan dana Rp4 miliar oleh Stepanus Robin dan Maskur Husain. Uang sebanyak Rp4 miliar itu merupakan kesepakatan harga untuk mengurus perkara yang menjerat Azis dan Aliza Gunado di Lampung Tengah.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Langsung Ditahan usai Ditetapkan jadi Tersangka Suap

Azis sepakat akan memberikan uang sebanyak Rp4 miliar itu jika Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain dapat mengurus perkara yang menjeratnya. Dari uang yang dijanjikan Rp4 miliar tersebut, Azis baru merealisasikan pembayaran ke Stepanus Robin dan Maskur Husain Rp3,1 miliar.

"Sebagaimana komitmen awal pemberian uang dari AZ kepada SRP dan MH sebesar Rp4 miliar, yang telah direalisasikan baru sejumlah Rp3,1 miliar," kata Ketua KPK, Firli Bahuri saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (25/9/2021), dini hari.

Baca Juga: Duh! Harimau di Medan Zoo Ini Kurus Kering

Azis diduga terjerat kasus dugaan suap terkait pengurusan Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017. Ia terjerat di kasus tersebut bersama-sama dengan Direktur PT Jasa Lampung Utama (LJU) sekaligus mantan Wakil Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Aliza Gunado.

Atas perbuatan Azis menyuap Stepanus Robin, ia disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.*

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Puluhan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Sukabumi

Senin, 18 Oktober 2021 | 16:05 WIB

KPK: Dodi Reza Alex Minta Jatah Proyek

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:09 WIB

Lapor Polisi jika Diteror dan Diancam Pinjol Ilegal!

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:45 WIB

Korban Gempa Bali, 3 Meninggal dan 7 Luka Berat

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:10 WIB

Anies: Kita Siap Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:17 WIB

Bupati Musi Banyuasin Dikabarkan Kena OTT KPK

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 07:20 WIB

Terpopuler

X