Akankah Penerimaan CPNS 2022 Ditiadakan? Berikut Penjelasannya

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:47 WIB
Ilustrasi PNS. /CPNS Indonesia/
Ilustrasi PNS. /CPNS Indonesia/

Adapun formasi guru PPPK, imbuhnya juga berpotensi untuk dialokasikan bagi THK-II yang memenuhi syarat dengan kebijakan afirmasi yang lebih berpihak kepada guru THK-II dibandingkan guru honorer lain.

“Misalnya dengan tidak mensyaratkan seleksi kompetensi teknis, atau cukup dengan seleksi kompetensi manajerial, sosiokultural, dan wawancara sehingga peluang kelulusannya sangat besar,” kata dia.

Dari data sementara, hasil seleksi Guru PPPK 2021 sebanyak 98 persen peserta bisa melampaui nilai ambang batas pada seleksi kompetensi manajerial, sosiokultural, dan wawancara.

Kendati demikian, masih terdapat Guru THK-II yang berpendidikan di bawah lulusan sarjana sehingga tidak memenuhi syarat sebagai guru sebabagaimana diatur dalam UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk meningkatkan pendidikan para guru tersebut.

Salah satunya yakni dengan mekanisme rekognisi pembelajaran lampau (RPL) yang bisa diselenggarakan oleh Kemenikbudristek.

Untuk mengakomodir penanganan sisa guru THK-II dan tenaga teknis yang masih berpotensi untuk dapat mengikuti seleki dan diangkat sebagai PPPK, pihaknya telah mengusulkan tambahan jumlah formasi pada 2022 ke Kementerian Keuangan. (*)

Sumber: Kompas.com

Halaman:

Editor: Ilham Sijori

Tags

Terkini

Pemprov DKI Diminta Cabut Izin Holywings

Minggu, 26 Juni 2022 | 12:17 WIB

Tenaga Honorer Dihapus, Satpol PP Batam Resah

Rabu, 22 Juni 2022 | 19:07 WIB
X