HIPMI Sumbar Dikukuhkan, Brian Putra Bastara: Dorong Sinergitas Pengusaha dan Pemerintah

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 20:03 WIB

PADANG (HK)-Kepengurusan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMISumbar akan dikukuhkan Selasa (26/10/2021) depan. Pengukuhan ini sekaligus menjadi tonggak awal lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang punya daya saing dari Ranah Minang. HIPMI ke depan akan menjadi candradimuka pengusaha yang tangguh.

Ketua Umum HIPMI Sumbar, Brian Putra Bastara menyebutkan, pengukuhan yang akan dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur menjadi momentum keikutsertaan pengusaha muda untuk terlibat dalam pembangunan daerah. 

HIPMI akan memposisikan diri sebagai mitra pembangunan pemerintah ke depannya. Sebagai pengusaha, turut serta membangun daerah merupakan keharusan,” ujar Brian Sabtu, 23 Oktober 2021.

Brian memastikan, HIPMI akan terus mendorong sinergitas antara pengusaha dengan pemerintah, baik itu pemerintah pusat atau pemerintah daerah. “Dengan begitu, terjalin kemitraan strategis yang saling mengisi antara pemerintah dan HIPMI. Kemitraan tersebut menjadi modal awal yang baik untuk Sumbar ke depannya,” tutur Brian.

Pengurus HIPMI periode ini menurut Brian diisi pengusaha-pengusaha muda yang tangguh, inovatif dan punya daya saing untuk menghadapi era revolusi 4.0. “Dengan kredibelitas dan profesionalitas yang dimiliki, jajaran pengurus HIPMI Sumbar patut dan pantas untuk menjadi ujung tombak pembangunan,” ungkap Brian.

Salah satu agenda jangka panjang HIPMI Sumbar yakninya menjadikan pengusaha lokal naik kelas, terutama pelaku UMKM. Agenda itu sudah berjalan, Brian dan jajaran pengurus HIPMI telah mengkoordinasikan langkah ini dengan banyak pihak, mulai dari perbankan, pemerintah daerah dan pasar yang akan menampung produk UMKM.

“Jalan yang diambil HIPMI adalah jalan untuk maju bersama, tanpa ada yang tertinggal dan merasa terkucilkan. Semua pihak akan dirangkul. HIPMI seutuhnya milik pengusaha-pengusaha muda di Sumbar, tanpa ada sekat status sosial, dan status lain-lainnya. Organisasi ini terbuka,” ucap Brian.

Data statistik Sumbar tahun lalu, jumlah UMKM di Sumbar sebanyak 593.100. Dari jumlah tersebut, terdiri dari mikro sebanyak 531.350 atau 89,59 persen. Sedangkan pelaku usaha kecil sebanyak 53.431 atau 90,1 persen, pelaku usaha menengah sebanyak 7.990 atau 1,33 persen dan untuk pelaku usaha besar sebanyak 419 atau 0,007 persen.

Banyaknya jumlah UMKM disebutkan Brian sebagai potensi jika dikelola dengan baik. “Kalau UMKM sehat, dibantu dan diberdayakan dengan baik, HIPMI yakin pergerakan ekonomi Sumbar akan terus melaju dengan baik. Syaratnya, semua pihak harus bersepakat untuk sama-sama membesarkannya. Sudah saatnya pengusaha lokal naik kelas, terutama penggerak UMKM,” tegas Brian.

Halaman:

Editor: Ilham Sijori

Tags

Terkini

Apa Itu Gedung Cyber 1 yang Terbakar Siang Tadi?

Kamis, 2 Desember 2021 | 17:29 WIB

Bandar Narkoba di Riau Dituntut Hukuman Mati

Rabu, 1 Desember 2021 | 07:59 WIB

Penyerang Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Ditangkap

Selasa, 30 November 2021 | 14:02 WIB

DKI Jakarta Kembali Terapkan PPKM Level 2 Mulai Hari Ini

Selasa, 30 November 2021 | 08:39 WIB

Istri Bagikan Detik-detik Kepergian Ameer Azzikra

Senin, 29 November 2021 | 09:06 WIB
X