Soal Harga PCR, Rumah Sakit dan Lab Nakal Bakal Ditindak

- Minggu, 31 Oktober 2021 | 09:41 WIB
(pikiran-rakyat.com)
(pikiran-rakyat.com)

Fasilitas kesehatan yang tidak mematuhi ketentuan terbaru tarif pemeriksaan reverse transcription polymerase chain reaction (RT-PCR), maka akan ditindak. Demikian ditegaskan Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Abdul Kadir.

Baca Juga: Berikut Hasil Liga Spanyol Tadi Malam: Madrid ke Puncak Klasemen

Dalam keterangan resminya, Minggu, 31 Oktober 2021, Kadir mengatakan, rumah sakit dan lab penyelenggara pelayanan Covid-19 yang nakal, maka akan ditindak tegas dengan diblok hasil pemeriksaannya dari aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga: Bola Mania! Ini Hasil Liga Inggris Tadi Malam

Diketahui, tarif baru pemeriksaan RT-PCR telah resmi diberlakukan sejak Rabu (27/10/2021). Seluruh fasilitas kesehatan yang melayani pemeriksaan RT-PCR harus menyesuaikan kembali tarif yang diberlakukan.

Baca Juga: Brighton Comeback, Tahan The Reds 2-2

Dalam surat edaran itu ditetapkan batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR diturunkan menjadi Rp275 ribu untuk Pulau Jawa dan Bali, serta Rp300 ribu untuk luar Jawa dan Bali.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Kesehatan juga sudah mengeluarkan surat nomor SR.04.03/I/3853/2021 yang ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten, dan Kota, Kepala atau Direktur RS yang memiliki lab pemeriksaan Covid-19, dan pimpinan laboratorium pemeriksaan Covid-19 seluruh Indonesia.

Baca Juga: Berikut Hasil Liga Italia Tadi Malam

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Ribuan Orang Terjebak Banjir Rob di Semarang

Selasa, 24 Mei 2022 | 09:05 WIB

Nyam-Nyam! Solok Selatan Sumbar Panen Durian!

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:45 WIB

Achmad Yurianto Wafat karena Kanker Usus

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:59 WIB

Sahabat UAS Pekanbaru Gelar Aksi Damai

Sabtu, 21 Mei 2022 | 06:32 WIB
X