Korupsi Pengaturan Cukai Bintan, KPK Panggil Enam Saksi

- Selasa, 9 November 2021 | 13:16 WIB
(pikiran-rakyat.com)
(pikiran-rakyat.com)

Enam orang untuk diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai Dalam Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018.

Mereka yakni, Direktur PT Yofa Niaga Fastya tahun 2010 s.d. 2017, Yhordanus; Direktur PT Berlian Inti Sukses dan PT Karya Putri Makmur, Aman; Direktur CV Three Star Bintan Tahun, Agus; Manager Operasional PT Bintan Muda Gemilang, Sandi; Direktur PT Sinar Niaga Mandiri, Junaedy Bahar dan seorang pihak swasta Budiyanto.

Baca Juga: Jelang Nataru, Disperindag Batam Diminta Pantau Harga Sembako

Semuanya bakal diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Bupati Bintan, Apri Sujadi (AS).

"Hari ini, 9 November 2021 tindak pidana korupsi terkait pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 s/d 2018 untuk tersangka AS. Pemeriksaan dilakukan di Kantor PolresTanjung Pinang alamat Jalan A. Yani, Kota Tanjung Pinang, Kepri," ujar Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga: Jangan Tunda Waktu untuk Membayar Utang

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Bintan, Apri Sujadi (AS) dan Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan, Mohd. Saleh H. Umar (MSU) sebagai tersangka.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka korupsi terkait Pengaturan Barang Kena Cukai Dalam Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018.

Baca Juga: Merinding! Ayah Vanessa Angel Kaget Melihat Spidometer Mobil yang Ditumpangi Putrinya

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Sastra dan Dunia Anak Saling Menyentuh

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:10 WIB

Izin 12 Outlet Holywings di Jakarta Dicabut

Selasa, 28 Juni 2022 | 13:33 WIB

Pemprov DKI Diminta Cabut Izin Holywings

Minggu, 26 Juni 2022 | 12:17 WIB

Tenaga Honorer Dihapus, Satpol PP Batam Resah

Rabu, 22 Juni 2022 | 19:07 WIB
X