Bandar Narkoba di Riau Dituntut Hukuman Mati

- Rabu, 1 Desember 2021 | 07:59 WIB
ilustrasi (pikiran-rakyat.com)
ilustrasi (pikiran-rakyat.com)

Bandar Narkoba Riau, Apriandi dituntut dengan pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum. Sementara, tiga terdakwa lainnya tuntut 16 tahun penjara.

Tuntutan itu disampaikan pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Selasa (30/11). Persidangan itu digelar terbuka untuk umum, dimana majelis hakim dan JPU berada di ruang sidang, sementara para terdakwa berada di rutan dan mengikuti persidangan secara daring.

Pada sidang tersebut, JPU menuntut terdakwa Apriadi dengan pidana mati. Dia dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana tertuang dalam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga: Cegah Omicron, Daftar Negara yang Dilarang Masuk Bisa Bertambah

"Hal itu sesuai dengan Dakwaan Primair Penuntut Umum," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan, Silpia Rosalina melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Riki Saputra, Selasa petang.

Sementara terhadap tiga terdakwa lainnya, yaitu Ardian Desri Jaya, Syawal dan Zamhur, dituntut lebih ringan, yakni 16 tahun penjara dan denda masing-masing sejumlah Rp3 miliar subsidair selama 6 bulan penjara. Ketiganya dijerat dengan pasal yang sama.

Diterangkan Riki, tuntutan tersebut didasarkan pada fakta persidangan dan pertimbangan bahwa perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Para terdakwa, kata dia, dalam melakukan transaksi narkotika dilakukan secara terorganisir dan rapi.

Baca Juga: Benarkah Kamera Bisa Memotret Penampakan Hantu?

"Terdakwa Apriadi berperan sebagai bandar, sementara Ardian Desri Jaya, Syawal dan Zamhur berperan sebagai kurir dan terlibat langsung dengan jaringan internasional," terang Riki.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

JIS Dirancang Multi Fungsi Termasuk untuk Konser

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:22 WIB

Pasca Gempa M6,6 Banten, 3.078 Bangunan Rusak

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:17 WIB

Ada Dua Gempa Terjadi Hari Ini, Selasa 18 Januari 2022

Selasa, 18 Januari 2022 | 20:10 WIB

Banyaknya Gempa Susulan tidak Mengarah ke Gempa Besar

Selasa, 18 Januari 2022 | 09:21 WIB

Nama Ibukota Baru, Menteri PPN: Nusantara

Senin, 17 Januari 2022 | 19:49 WIB

Gempa Sukabumi, BMKG: Memiliki Mekanisme Thrust Fault

Senin, 17 Januari 2022 | 09:51 WIB

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Banten

Senin, 17 Januari 2022 | 08:57 WIB

BMKG Perbarui Data Gempa Banten. Ini Penjelasannya

Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:26 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang NTB Dinihari Tadi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:21 WIB
X