Nelayan di Lhokseumawe Ajukan Permohonan Suntik Mati ke Pengadilan

- Jumat, 7 Januari 2022 | 10:51 WIB
ilustrasi (pikiran-rakyat.com)
ilustrasi (pikiran-rakyat.com)

Akibat pengumuman tersebut membuat masyarakat takut untuk membeli ikan hasil budi daya para nelayan keramba di waduk Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Baca Juga: Pulang Liburan dari Turki, Ashanty Dikabarkan Positif Omicron

"Katanya air waduk mengandung limbah. Padahal, kami sudah puluhan tahun makan ikan budi daya di waduk dan juga setiap hari mandi, tapi tidak mengalami masalah kesehatan," kata Nazaruddin Razali.

Nazaruddin Razali mengatakan dirinya semakin tertekan dan ketakutan karena setiap harinya didatangi pihak kecamatan untuk segera mengosongkan lokasi budi daya keramba tersebut.

Baca Juga: Ashanty Dikabarkan Terpapar Omicron, Ini Penjelasan Kemenkes

"Saya sangat trauma, karena setiap hari ada aparat yang datang. Kejadian ini mengingatkan saya seperti masa konflik masa lalu. Kami berharap penggusuran ini segera dibatalkan karena ini menyangkut dengan penghidupan kami," kata Nazaruddin Razali.*

(sumber: yahoo.com)

 

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Terkini

Gempa M6,2 Landa Nias, BMKG: Gempa Dangkal

Kamis, 26 Mei 2022 | 10:00 WIB

Ribuan Orang Terjebak Banjir Rob di Semarang

Selasa, 24 Mei 2022 | 09:05 WIB

Nyam-Nyam! Solok Selatan Sumbar Panen Durian!

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:45 WIB

Achmad Yurianto Wafat karena Kanker Usus

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:59 WIB

Sahabat UAS Pekanbaru Gelar Aksi Damai

Sabtu, 21 Mei 2022 | 06:32 WIB
X