Fiqih Sosial Media

- Selasa, 8 Maret 2022 | 11:37 WIB
H. Muhammad Nasir. S.Ag., MH. (haluankepri.com)
H. Muhammad Nasir. S.Ag., MH. (haluankepri.com)

Oleh: H. Muhammad Nasir. S.Ag.MH, Kakan Kemenag Lingga

Kontroversial yang kerap terjadi akibat penggunaan media sosial banyak menarik perhatian para agamawan, terutama di kalangan umat Islam.

Pemahaman yang salah dalam merespon informasi terjadi akibat cara pandang yang beragam dari masing-masing orang. Yang jelas, semua realitas itu melibatkan penggunaan medsos yang telah menjadi tradisi masyarakat global.

Saat ini, masyarakat tengah berada dalam tatanan dunia baru dan modern yang berkomunikasi dalam dunia maya yang serba cepat, dekat, dan memikat. Hubungan antar benua tidak lagi dalam bentuk konvensional tetapi sudah berubah menjadi hubungan komunikasional yang serba modern dan canggih.

Singkatnya, komunikasi konvensional telah digantikan oleh komunikasi melalui media sosial alias medsos.

Merespon agar tidak terjadi keresahan sosial akibat perbedaan cara pandang dan penafsiran terhadap informasi yang disampaikan melalui media sosial, artikel ini menawarkan pemikiran baru dalam perfektif Fiqih Sosial Media.

Fiqih sosial media merupakan sebuah ijtihad yang berorientasi pada perwujudan sebuah kebaikan (mashlahah). Konsep dasarnya adalah bahwa gagasan responsif, esensinya adalah bentuk re-interprestasi terhadap teks (nash) sebagai produk budaya (muntaj tsaqafi) untuk merespon modernitas yang sedang berproses.

Term responsif di atas, penulis pahami dari tipologi hukum yang digagas oleh Philippe Nonet dan Philip Shelznick dalam bukunya Hukum Responsif, yang membaginya dalam tiga tipe: hukum represif, hukum otonom, hukum responsif.

Dalam definisinya, hukum responsif adalah hukum yang dibuat untuk merespons terhadap fenomena, tindakan, prilaku atau peristiwa hukum yang menjadikan keadilan substantif sebagai orientasi tujuan hukum, dalam kajian hukum Islam disebut maqashid syari’ah. (Robeert Kagan Philippe Nonet, dkk: 2017)

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wako Batam Minta Warga Patuhi Lagi Prokes

Rabu, 6 Juli 2022 | 08:59 WIB

Vaksin Booster Menjadi Syarat Perjalanan

Selasa, 5 Juli 2022 | 20:10 WIB

Catat! Naik Pesawat Wajib Vaksin Dosis Ketiga

Selasa, 5 Juli 2022 | 07:19 WIB

Gempa M5,3 Guncang Bitung Sulut

Minggu, 3 Juli 2022 | 08:34 WIB

Holywings Didugat sebesar Rp35,5 Triliun

Sabtu, 2 Juli 2022 | 12:18 WIB

Revitalisasi Masjid Agung Batam Segera Dilakukan

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:15 WIB
X