Polemik Logo Halal, Waketum MUI Berikan Pandangan

- Selasa, 15 Maret 2022 | 09:55 WIB
(istimewa)
(istimewa)

Wakil Ketua Umum (Waketum) MUI, Anwar Abbas menyampaikan, hilangnya kata "MUI" dalam logo halal baru yang diterbitkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag), sangat disayangkan.

Menurutnya, dalam pembicaraan di tahap awal, ada 3 unsur yang ingin diperlihatkan dalam logo tersebut yaitu kata BPJPH, MUI dan kata halal yang ditulis dalam bahasa arab.

"Tetapi setelah logo tersebut jadi, kata BPJPH dan MUI-nya hilang dan yang tinggal hanya kata halal yang ditulis dalam Bahasa Arab yang dibuat dalam bentuk kaligrafi," ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/3/2022).

Baca Juga: Lagi, Nias Digoyang Gempa Magtitudo 5.4

Sehingga, Anwar mengatakan banyak orang yang nyaris tidak mengetahui logo tersebut adalah kata halal dalam Bahasa Arab.

Sebab terlalu mengedepankan kepentingan artistik yang diwarnai oleh keinginan untuk mengangkat masalah budaya bangsa.

"Tetapi banyak orang mengatakan kepada saya setelah melihat logo tersebut yang tampak oleh mereka bukan kata halal dalam tulisan Arab. Tapi adalah gambar gunungan yang ada dalam dunia pewayangan," ujar dia.

Baca Juga: Bos Media Arab Saudi Minat Beli Chelsea Rp 50,4 T

Dengan demikian, lanjut Anwar, logo itu tampaknya tidak dapat menampilkan apa yang dimaksud dengan kearifan nasional. Justru terlihat hanya ke dalam kearifan lokal.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa M5,1 Guncang Bengkulu, Berikut Penjelasan BMKG

Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:18 WIB

PWI Sumbar Sementara Dikomandoi Plt

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:37 WIB

Gempa M 4,9 Guncang Tapanuli Tengah Sumut

Selasa, 2 Agustus 2022 | 08:11 WIB

KPU Buka Pendaftaran Parpol Mulai Hari Ini

Senin, 1 Agustus 2022 | 09:04 WIB

Gempa M5,6 Guncang Aceh

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:03 WIB

Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi

Minggu, 31 Juli 2022 | 06:33 WIB

Gempa M5,1 Goyang Ratahan Mitra Sulut

Sabtu, 30 Juli 2022 | 18:15 WIB
X