Kapal Diduga Pembawa PMI Ilegal Karam di Selat Malaka

- Minggu, 20 Maret 2022 | 14:57 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)

TNI AL berhasil mengevakuasi penumpang kapal kayu yang karam di Tanjung Api, Selat Malaka pada Sabtu, (19/3/2022).

Kapal tersebut diketahui membawa 90 orang penumpang, yang terdiri dari 4 awak kapal dan 86 orang penumpang diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal.

Dispenal mengatakan, dua di antara penumpang ditemukan telah meninggal dunia.

Baca Juga: Gubernur NTB Ungkap Sejumlah Pihak Minta Dicarikan Tiket MotoGP

Evakuasi dilaksanakan setelah Danlanal Tanjung Balai Asahan (TBA) Letkol Laut (P) Aan Sebayang mendapat perintah dari Danlantamal I Laksma TNI Johanes Djanarko Wibowo untuk memaksimalkan pencarian serta pertolongan terhadap penumpang kapal karam.

TNI AL pun langsung mengerahkan potensi yang dimiliki oleh Lanal TBA, baik itu personel maupun Alutsista.

"Danlanal selanjutnya memerintahkan jajarannya Danposal Sei Berombang Letda Laut (T) Wahid Nurhidayat untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan Basarnas, Polairud serta nelayan setempat untuk segera menyelamatkan penumpang kapal karam itu," kata Dispenal dalam keterangan tertulis, Minggu (20/3/2022).

Baca Juga: Dikritik MUI, KPI Diminta Hentikan Program TV Sang Biduan

Setelahnya, personel Lanal TBA bersama instansi terkait segera bergerak menuju lokasi dengan menggunakan.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wako Batam Minta Warga Patuhi Lagi Prokes

Rabu, 6 Juli 2022 | 08:59 WIB

Vaksin Booster Menjadi Syarat Perjalanan

Selasa, 5 Juli 2022 | 20:10 WIB

Catat! Naik Pesawat Wajib Vaksin Dosis Ketiga

Selasa, 5 Juli 2022 | 07:19 WIB

Gempa M5,3 Guncang Bitung Sulut

Minggu, 3 Juli 2022 | 08:34 WIB

Holywings Didugat sebesar Rp35,5 Triliun

Sabtu, 2 Juli 2022 | 12:18 WIB

Revitalisasi Masjid Agung Batam Segera Dilakukan

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:15 WIB
X