Seberapa Besar Inflasi akibat Harga Minyak Goreng Meroket?

- Senin, 21 Maret 2022 | 13:27 WIB
(ilustrasi)
(ilustrasi)

Minyak goreng mengalami kelangkaan dan harga yang ditawarkan sangat tinggi pada masyarakat.

Ketentuan terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) pun dicabut dan melepaskannya pada harga pasar, sehingga harga minyak goreng baik curah maupun kemasan melambung tinggi di pasaran.

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan mengakui, hal ini bakal memiliki dampak pada inflasi.

Baca Juga: Mafia Minyak Goreng akan Diumumkan Hari ini, Siapa Pelakunya?

Meskipun, dia menilai bahwa dampak itu sendiri tidak akan terlalu signifikan.

"Secara garis besar pasti akan berdampak (terhadap inflasi), tapi tidak akan terlalu tinggi," kata Mamit, Senin 21 Maret 2022.

Mamit menjelaskan, hal itu bisa terjadi karena sebenarnya sebagai sebuah komoditas, minyak goreng masih memiliki barang substitusi atau barang penggantinya.

Baca Juga: HET Dicabut, Minyak Goreng Melimpah di Ritel Modern!

"Karena bagaimanapun minyak goreng ini masih bisa disubtitusi dengan minyak lain, atau dengan cara lain misalnya dengan merebus makanan dan lain sebagainya," ujarnya.
Selain itu, lanjut Mamit, keberadaan minyak curah dinilai juga masih cukup membantu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng. Meskipun, sebagian masyarakat masih agak susah untuk mendapatkannya.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa M5,1 Guncang Bengkulu, Berikut Penjelasan BMKG

Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:18 WIB

PWI Sumbar Sementara Dikomandoi Plt

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:37 WIB

Gempa M 4,9 Guncang Tapanuli Tengah Sumut

Selasa, 2 Agustus 2022 | 08:11 WIB

KPU Buka Pendaftaran Parpol Mulai Hari Ini

Senin, 1 Agustus 2022 | 09:04 WIB

Gempa M5,6 Guncang Aceh

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:03 WIB

Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi

Minggu, 31 Juli 2022 | 06:33 WIB

Gempa M5,1 Goyang Ratahan Mitra Sulut

Sabtu, 30 Juli 2022 | 18:15 WIB
X