Berikut Aturan Terbaru Mudik Lebaran 2022 untuk Moda Darat, Laut, dan Udara

- Senin, 4 April 2022 | 14:49 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)

Pemerintah resmi menerbitkan aturan baru Mudik Lebaran 2022.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri (PPDN) Pada Masa Pandemi Covid-19 yang ditandatangani oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Suharyanto per 2 April 2022.

"Surat Edaran ini berlaku efektif mulai 2 April 2022 sampai waktu yang ditentukan kemudian dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terakhir di lapangan atau pun hasil evaluasi dari Kementerian/Lembaga," bunyi SE tersebut dikutip, Senin (4/4).

Baca Juga: Pelatih Timnas Belanda: Saya Derita Kanker Prostat

Berikut aturan baru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia:

1. Vaksin Booster
PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster):
- Tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.
- Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

2. Vaksin 2 Kali
PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua:
- Wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau,
- Hasil negatif tes RT PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.
- Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

3. Vaksin 1 Kali
PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama:
- Wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.
- Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

4. Aturan bagi Anak dan Kondisi Khusus
PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi:
- Wajib menunjukkan hasil negatif tes RT
-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wako Batam Minta Warga Patuhi Lagi Prokes

Rabu, 6 Juli 2022 | 08:59 WIB

Vaksin Booster Menjadi Syarat Perjalanan

Selasa, 5 Juli 2022 | 20:10 WIB

Catat! Naik Pesawat Wajib Vaksin Dosis Ketiga

Selasa, 5 Juli 2022 | 07:19 WIB

Gempa M5,3 Guncang Bitung Sulut

Minggu, 3 Juli 2022 | 08:34 WIB

Holywings Didugat sebesar Rp35,5 Triliun

Sabtu, 2 Juli 2022 | 12:18 WIB

Revitalisasi Masjid Agung Batam Segera Dilakukan

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:15 WIB
X