Frekuensi Gempa Secara Global Alami Peningkatan

- Minggu, 5 Juni 2022 | 09:30 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)

Frekuensi gempa secara global alami meningkat. Mayoritas gempa dangkal, sehingga dampaknya lebih terasa dibandingkan gempa dalam.

Selain itu, kekuatan gempa di atas magnitudo (M) 6 juga mengalami peningkatan.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengungkapkan informasi ini bersumber pada Advanced National Seismic System Composite Catalog yang menunjukkan tren kenaikan kejadian gempa bumi secara rata-rata untuk tiap harinya.

Baca Juga: Formula E Jakarta Disaksikan 150 Negara, Anies: Indonesia Aktif Promosikan Kendaraan Ramah Lingkungan

Dwikorita dalam keterangannya dikutip dari laman BMKG, Minggu (5/6/2022) mengatakan, data sejak 1973 sampai 2017 terlihat menunjukkan tren yang eksponensial peningkatan kejadian seismik setiap harinya.

“Nah, kemudian grafik merah ini memperlihatkan tren peningkatan riil kejadian sismik, data ini masih terbatas sampai tahun 2006, memang trennya semakin meningkat,” katanya.

“Terlihat bahwa mayoritas kejadian gempa-gempa di dunia ini adalah dampak gempa dangkal, yang tentunya dampaknya dapat makin lebih terasa dibandingkan gempa dalam. Dan juga terlihat semakin meningkat jumlah yang (kekuatannya) lebih 6 ataupun lebih,” ujarnya.

Baca Juga: Anies dan AHY Kian Akrab

Lalu, bagaimana tren kegempaan yang ada di Indonesia?

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa M5,1 Guncang Bengkulu, Berikut Penjelasan BMKG

Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:18 WIB

PWI Sumbar Sementara Dikomandoi Plt

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:37 WIB

Gempa M 4,9 Guncang Tapanuli Tengah Sumut

Selasa, 2 Agustus 2022 | 08:11 WIB

KPU Buka Pendaftaran Parpol Mulai Hari Ini

Senin, 1 Agustus 2022 | 09:04 WIB

Gempa M5,6 Guncang Aceh

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:03 WIB

Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi

Minggu, 31 Juli 2022 | 06:33 WIB

Gempa M5,1 Goyang Ratahan Mitra Sulut

Sabtu, 30 Juli 2022 | 18:15 WIB
X