Pernyataan Kontroversial Mahathir Mohamad Klaim Kepulauan Riau Mendapat Respon

- Rabu, 22 Juni 2022 | 08:31 WIB
Mahathir Mohamad. (pikiran-rakyat.com)
Mahathir Mohamad. (pikiran-rakyat.com)

Jakarta (HK) – Pernyataan kontroversial mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang mengklaim Kepulauan Riau merupakan bagian dari Malaysia, mendapatkan respon.

“Perlu dikonfirmasi apakah pernyataan Mahathir Mohamad merupakan posisi resmi Pemerintah Malaysia. Kalau tidak, maka pernyataan tersebut hanyalah pandangan pribadi,” kata Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodawardhani, Selasa 21 Juni 2022.

Sebelumnya, diberitakan Mahathir Mohamad menyebut Malaysia semestinya mengklaim Singapura dan Kepulauan Riau sebagai bagian dari Tanah Melayu.

Pernyataan tersebut dilontarkan Mahathir karena menurut dia Singapura dan Riau adalah bagian dari Tanah Melayu yang memiliki hubungan historis dengan Malaysia.

Jaleswari menegaskan secara obyektif, untuk menentukan pemegang kedaulatan atas suatu wilayah, hukum kebiasaan internasional maupun berbagai preseden putusan pengadilan internasional telah memberikan standar kendali efektif yang harus dipenuhi oleh suatu pemerintah terhadap wilayah yang diklaim.

“Hingga detik ini, satu-satunya entitas yang memiliki kendali atas wilayah Provinsi Kepulauan Riau adalah Pemerintah Republik Indonesia,” ujarnya.

Hal tersebut, kata Jaleswari, bisa dilihat dari adanya administrasi pemerintahan Indonesia di Provinsi Riau yang dilakukan melalui proses demokratis, kapasitas menerapkan hukum nasional, pencatatan kependudukan, kemampuan penegakan hukum, dan unsur-unsur lain yang hanya bisa diterapkan oleh entitas pemerintah yang sah. *

(sumber: gokepri.com)

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tenaga Honorer Dihapus, Satpol PP Batam Resah

Rabu, 22 Juni 2022 | 19:07 WIB
X