Ribuan Ribu Nelayan di Kepri dapat Asuransi Tenaga Kerja

- Kamis, 30 Juni 2022 | 08:17 WIB
(internet)
(internet)

Sebanyak 34 ribu orang nelayan tradisional di Provinsi Kepulauan Riau akan mendapatkan asuransi tenaga kerja untuk melindungi keluarganya.

Namun, Pemprov Kepri akan memberi subsidi terhadap biaya asuransi tenaga kerja tersebut tidak secara keseluruhan atau 100 persen.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau Tengku Said Arif Fadillah mengatakan, Pemprov Kepri hanya menanggung biaya asuransi sebesar 50 persen, sementara sisanya dibayar oleh nelayan. Biaya asuransi tenaga kerja yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Rp 16 ribu /bulan untuk satu orang nelayan.

Setiap nelayan membayar Rp 8.000/bulan, sisanya ditanggung Pemprov Kepri.
"Biaya asuransi itu sangat murah, tetapi selama ini terabaikan, padahal penting sebagai jaminan untuk keluarga. Bagi nelayan yang terkena musibah akibat melaut, seperti meninggal dunia, maka biaya pendidikan dua anaknya ditanggung sampai ke perguruan tinggi," kata dia di Tanjungpinang, Rabu (29/6).

Dia menjelaskan, 34 ribu orang nelayan yang bakal mendapatkan asuransi tenaga kerja itu menangkap ikan dengan menggunakan kapal dengan kapasitas di bawah 5 gross ton (GT).

Mereka didahulukan mengingat pekerjaan yang digelutinya sehari-hari cukup berisiko, dibanding nelayan yang menggunakan kapal dengan kapasitas lebih besar.

"Dari hasil pendataan sementara jumlah seluruh nelayan di Kepri sebanyak 194 ribu orang. Tahap selanjutnya, nelayan dengan menggunakan kapal di atas 5 GT mendapatkan asuransi tersebut," katanya. *

(sumber: republika.co.id)

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa M5,1 Guncang Bengkulu, Berikut Penjelasan BMKG

Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:18 WIB

PWI Sumbar Sementara Dikomandoi Plt

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:37 WIB

Gempa M 4,9 Guncang Tapanuli Tengah Sumut

Selasa, 2 Agustus 2022 | 08:11 WIB

KPU Buka Pendaftaran Parpol Mulai Hari Ini

Senin, 1 Agustus 2022 | 09:04 WIB

Gempa M5,6 Guncang Aceh

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:03 WIB

Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi

Minggu, 31 Juli 2022 | 06:33 WIB
X