Pemegang Visa Mujamalah Harus Berangkat melalui PIHK

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 06:50 WIB
(internet)
(internet)


Kementerian Agama mengingatkan bahwa pemegang visa mujamalah wajib berangkat ke Arab Saudi melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Penegasan ini disampaikan oleh Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nur Arifin.

Menurut Arifin, ketentuan ini diatur dalam Pasal 18 ayat (2) Undang-Undang No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

“Dalam ayat itu, tegas disebutkan bahwa Warga negara Indonesia yang mendapatkan undangan visa haji mujamalah dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi wajib berangkat melalui PIHK,” jelas Nur Arifin di Makkah, Jumat (1/7/2022).

Ketentuan ini dimaksudkan agar proses pemberangkatan setiap WNI yang akan menunaikan ibadah haji tercatat. Di samping itu, ada pihak penyelenggara yang bertanggung jawab dan dalam hal ini adalah PIHK.

Regulasi juga mengatur keharusan PIHK untuk melaporkan keberangkatan jemaah haji yang menggunakan visa mujamalah kepada Menteri Agama.

“Ayat (2) pasal 18 mengatur, PIHK yang memberangkatkan WNI yang mendapatkan undangan visa haji mujamalah dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi wajib melapor kepada Menteri,” tandasnya. (r)

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa M5,1 Guncang Bengkulu, Berikut Penjelasan BMKG

Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:18 WIB

PWI Sumbar Sementara Dikomandoi Plt

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:37 WIB

Gempa M 4,9 Guncang Tapanuli Tengah Sumut

Selasa, 2 Agustus 2022 | 08:11 WIB

KPU Buka Pendaftaran Parpol Mulai Hari Ini

Senin, 1 Agustus 2022 | 09:04 WIB

Gempa M5,6 Guncang Aceh

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:03 WIB

Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi

Minggu, 31 Juli 2022 | 06:33 WIB
X