19 Titik Penyekatan PPKM Darurat di Sumbar

- Selasa, 13 Juli 2021 | 11:58 WIB
ilustrasi. (internet)
ilustrasi. (internet)

Sebanyak 19 posko penyekatan akan diberlakukan di tiga kota di Sumatera Barat saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Demikian dikatakan Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatra Barat, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu.

Ke-19 posko penyekatan PPKM darurat itu, kata Stefanus Satake Bayu, di antaranya ada di Kota Padang sebanyak enam posko penyekatan, Kota Padang Panjang dua posko dan Kota Bukittinggi ada 11 posko penyekatan. Masing-masing posko itu, dijaga ketat oleh aparat kepolisian bersama dengan TNI dan unsur lainnya selama 24 jam.

“Kita tahu di Sumatra Barat ada tiga kota yang ditunjuk untuk melaksanakan PPKM darurat yakni, Kota Padang, Bukittinggi dan juga Padang Panjang. Dalam kegiatan PPKM darurat ini nantinya, di masing-masing kota tersebut akan melaksanakan penyekatan-penyekatan,” kata Stefanus Satake Bayu, Selasa 13 Juli 2021.

Ia menambahkan, berkaitan dengan itu, nantinya akan ada pemeriksaan-pemeriksaan di setiap pos penyekatan tersebut. Polri dalam hal ini bersama TNI, akan melaksanakan pemeriksaan, baik itu surat keterangan penduduk maupun juga mungkin surat kesehatan.

“Diharapkan kepada masyarakat untuk bisa memahami dan memakluminya. Sehingga, kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Tujuan dari pos penyekatan ini, untuk mengetahui keluar masuknya masyarakat dari luar daerah. Kepada masyarakat di tiga wilayah tersebut, diharapkan agar mematuhi dan melaksanakan apa-apa yang sudah diatur dalam PPKM darurat itu,” ujarnya.

Diketahui, khusus untuk kota Padang, meski PPKM darurat resmi diberlakukan pada Senin kemarin, namun efektif berlaku mulai hari ini hingga 20 Juli mendatang. Posko-posko penyekatan, baru di buat pada sore hingga malam hari tadi.

Wali Kota Padang Hendri Septa menegaskan, selama PPKM darurat diberlakukan, akan ada posko penyekatan di seluruh pintu perbatasan. Posko akan dijaga selama 24 jam oleh petugas gabungan di antaranya, TNI, Polri, Satpol PP dan dinas lainnya. Bagi warga yang ingin masuk ke kota Padang, diwajibkan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksin pertama dan hasil rapid antigen dengan hasil negatif.

“Nanti ada di pintu perbatasan. Akan ada barrier dan posko penjagaan. Dijaga TNI, Polri, Satpol PP dan dinas lainnya. Dalam 24 jam itu, nanti dibagi tiga shif. Orang masuk ke Padang, siapkan syarat bukti vaksinasi dan tes antigen atau PCR,” kata Hendri Septa. *

(sumber: viva.co.id)

Editor: fery haluan

Terkini

Waduh! Agen Travel Pernah Tipu Ronaldo Rp 4,8 Miliar

Selasa, 21 September 2021 | 06:46 WIB

Jendela Hati

Sabtu, 18 September 2021 | 19:32 WIB

Atta Halilintar Polisikan Savas Fresh. Ini Alasannya

Sabtu, 18 September 2021 | 15:39 WIB

Waduh! Pria Ini Kuras Uang dari ATM yang Tertinggal

Jumat, 17 September 2021 | 20:11 WIB

Sandal Jepit Moeldoko Jadi Sorotan Warganet

Jumat, 17 September 2021 | 16:03 WIB
X