Waspada, Gelombang 4 Meter di Natuna dan Anambas

- Kamis, 22 Juli 2021 | 11:55 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini adanya gelombang tinggi yang akan terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia salah satunya di Natuna dan Anambas sejak 22-24 Juli 2021. Para nelayan dan masyarakat pesisir diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

Gelombang tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia akibat pola angin di wilayah bagian utara dominan bergerak dari Selatan menuju Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot. Kemudian di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan selatan Jawa, Laut Jawa, Laut Sulawesi, perairan Kepupauan Sermata - Kep Tanimbar, Laut Arafuru.

"Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter," penjelasan dilansir dari laman resminya, Kamis (22/7/2021).

Gelombang tinggi tersebut diperkirakan akan terjadi di beberapa perairan seperti Selat Malaka bagian utara, perairan timur P. Simeulue - Kepulauan Mentawai, Laut Natuna utara.

"Perairan Kepulauan Anambas - Kepulauan Natuna, Laut Natuna, Selat Karimata, Selat Gelasa, Laut Jawa, perairan selatan dan timur Kalimantan, perairan Kotabaru, Laut Bali," jelas BMKG.

Kemudian lokasi lain yang akan terjadi gelombang tinggi yakni perairan Kepulauan Sabalana - Kepulauan Selayar, Laut Sumbawa, Selat Makassar, Laut Sulawesi bagian barat dan tengah, perairan Kepulauan Talaud, perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku bagian Utara, perairan Halmahera, Samudra Pasifik Utara Halmahera, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Laut Sawu, Laut Flores bagian timur, Perairan Baubau - Wakatobi, perairan Manui - Kendari, Teluk Tolo, perairan Kepulauam Banggai - Kepulauam Sula, perairan P. Buru - P. Ambon - P. Seram, Laut Seram, Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata - Kep. Tanimbar, perairan Kei - Kepulauam Aru, perairan Raja Ampat bagian utara, Laut Arafuru.

Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya seperti Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan barat Sumatra, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Banten - NTT, Laut Sulawesi bagian tengah dan barat, perairan timur Kep. Sitaro, perairan selatan Sangihe.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. BMKG meminta kepada nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Waspada, Gelombang 4 Meter di Natuna dan Anambas

Kamis, 22 Juli 2021 | 11:55 WIB

Gempa 3,5 M Guncang Limapuluh Kota

Rabu, 14 Juli 2021 | 12:53 WIB

Hipmi Dukung Vaksin Gotong Royong Berbayar

Selasa, 13 Juli 2021 | 13:23 WIB

19 Titik Penyekatan PPKM Darurat di Sumbar

Selasa, 13 Juli 2021 | 11:58 WIB

Nias Utara Diguncang Gempa M 5,6

Sabtu, 10 Juli 2021 | 11:20 WIB

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang NTT

Rabu, 7 Juli 2021 | 08:01 WIB

Berikut Instansi Masih Sepi Pelamar CPNS 2021

Selasa, 6 Juli 2021 | 13:57 WIB
X