Peras Korban Ratusan Ribu, Komplotan Pemalsu Surat Rapid Test Ditangkap

- Kamis, 29 Juli 2021 | 10:42 WIB
ilustrasi (pikiran-rakyat.com) (ilustrasi (pikiran-rakyat.com))
ilustrasi (pikiran-rakyat.com) (ilustrasi (pikiran-rakyat.com))

Seorang sopir travel gelap dan pegawai outsourcing di Pelabuhan Bakauheni ditangkap polisi lantaran memalsukan surat rapid antigen Covid-19.

Para pelaku ini menjual nama sebuah klinik yang bernama Budi Pratama yang terletak di Lampung Timur kepada para korban. Penangkapan kedua pelaku tersebut berawal dari laporan adanya pungli berkedok surat rapid tes antigen palsu pada saat operasi penyekatan PPKM Darurat di Pelabuhan Bakauheni.

Kedua pelaku pemalsuan surat rapid test antigen di Pelabuhan Bakauheni ini menjual nama sebuah klinik untuk meyakinkan korban, kedua pelaku itu yakni w (37) honorer outsourcing Pelabuhan Bakauheni dan D (29) sopir travel ilegal, keduanya ditangkap saat beraksi beberapa hari kemarin.

Polisi sudah menyelidiki bahwa klinik Budi Pratama yang disebut pelaku tidak ada di Lampung Timur melainkan berada di Jakarta.

Kedua pelaku memiliki peran yang berbeda pelaku W memeras penumpang kendaraan yang hendak menyeberang di Pelabuhan Bakauheni. Pelaku W lalu mengarahkan penumpang kepada pelaku D untuk membuat surat rapid test antigen tersebut. Pelaku W ini memeras uang sebesar 200 ribu rupiah per satu surat rapid test antigen palsu.

Sedangkan untuk pelaku D setelah mendapatkan penumpang dan korban mengisi sendiri surat rapid test antigen seusai nama korban yang sudah membayar yang hanya diisi tanpa dilakukan rapid test.

Kemudian setelah memiliki surat rapid test antigen palsu, pelaku D lalu membawa penumpang kepada pelaku W yang kemudian memasukkan penumpang dan kendaraannya melalui pintu keluar Pelabuhan Bakauheni.

Keduanya pelaku ini mengaku baru kali pertama melakukan aksi tindak pidana pemalsuan surat rapidtes antigen dan pemerasan terhadap dua orang penumpang yang menjadi korbannya.

"Berdasarkan bukti digital (komputer) milik pelaku D pelaku sudah beberapa kali pelaku melakukan kegiatan pemalsuan surat rapidtes antigen," jelas Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edwin.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Jendela Hati

Sabtu, 18 September 2021 | 19:32 WIB

Atta Halilintar Polisikan Savas Fresh. Ini Alasannya

Sabtu, 18 September 2021 | 15:39 WIB

Waduh! Pria Ini Kuras Uang dari ATM yang Tertinggal

Jumat, 17 September 2021 | 20:11 WIB

Sandal Jepit Moeldoko Jadi Sorotan Warganet

Jumat, 17 September 2021 | 16:03 WIB

Kalapas Tangerang Dicopot

Jumat, 17 September 2021 | 13:45 WIB

Waspada! Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava 11 kali

Jumat, 17 September 2021 | 11:06 WIB

OTT di Kalsel, KPK Tetapkan Tiga Tersangka

Kamis, 16 September 2021 | 21:18 WIB

Lagi! KPK OTT Pejabat Negara di Kalimantan Selatan

Kamis, 16 September 2021 | 13:16 WIB

Catat! Ketahui tentang Berita Bohong dan Laporkan Hoaks

Kamis, 16 September 2021 | 07:39 WIB

Pesawat Rimbun Air Diduga Menabrak Gunung

Rabu, 15 September 2021 | 10:53 WIB
X