Sejumlah Wilayah Diguncang Gempa Bermagnitudo Cukup Besar, Ini Penjelasan BMKG

- Jumat, 20 Januari 2023 | 10:38 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)

Pada Januari 2023 ini, Indonesia tercatat beberapa kali diguncang gempa dengan skala magnitude yang di atas magnitude 5. Menurut BMKG sebanyak tujuh belas kali gempa berkekuatan di atas magnitude 5 telah mengguncang Indonesia selama awal tahun 2023 ini.

Hal ini cukup membuat masyarakat khawatir karena kejadian gempa ini terjadi secara beruntutan dengan skala gempa yang bermagnitudo cukup besar.

Bahkan, terdapat satu kali gempa dengan kekuatan magnitude 7,9 di Maluku Tenggara Barat yang terjadi pada 10 Januari 2023 lalu disertai dengan peringatan dini tsunami dari BMKG meskipun pada akhirnya BMKG mencabut peringatan tersebut setelah memantau perkembangan lebih lanjut.

Namun demikian, meskipun dirasa mengkhawatirkan oleh masyarakat awam, hal ini ternyata dianggap masih tergolong wajar oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang kemudian menjelaskan fenomena rentetan kegempaan yang terjadi akhir-akhir ini berdasarkan data.

Harianhaluan.com melansir dari akun Twitter pribadi @DaryonoBMKG pada Kamis, 19 Januari 2023, Daryono selaku Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG. Ia dalam akun Twitternya mencoba memaparkan beberapa poin penting yang bisa mengurangi kekhawatiran atau menjawab kecemasan masyarakat awam.

“Sejak 1 Januari 2023 di Indonesia terjadi gempa Magnitufo di atas 5,0 lebih dari 17 kali. Gempa kuat dua kali Magnitufo 6,2 di Aceh Singkil pada 16 Januari 2023 dan Mgnitufo 6,3 di Teluk Tomini pada 18 Januari 2023. Sementara gempa besar dua kali Magnitudo 7,5 di Maluku Tenggara Barat pada 10 Januari 2023 dan Magnitudo 7,1 di Laut Maluku pada 18 Januari 2023,” tulisnya pada akun Twitter pribadinya.

Daryono juga menuliskan bahwa sebanyak tiga puluh satu gempa susulan terjadi pasca gempa berkekuatan Magnitudp 7,1 yang berpusat di Laut Maluku kemarin.

Lebih lanjut lagi, Daryono menjelaskan dalam keterangannya bahwa fluktuasi kegempaan di Tanah Air juga pernah terjadi pada beberapa tahun lalu dan jika mengacu pada data katalog juga statistik monitoring gempa di BMKG fluktuasi aktivitas kegempaan di Indonesia akhir-akhir ini masih tergolong wajar.

“Fenomena kegempaan akhir-akhir ini masih tergolong wajar jika mengacu data katalog dan statisitik monitoring gempa di BMKG. Fluktuasi aktivitas kegempaan di Indonesia berupa peningkatan aktivitas gempa pernah terjadi beberapa kali, seperti pada Desember 2021, Juli 2021, November 2019, Agustus 2018 dan November 2018,” tulisnya pada Kamis, 19 Januari 2023. *

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masa Depan BRIN Pasca Pilpres 2024

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:46 WIB

Gunung Semeru Erupsi 2 Kali Pagi Ini

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:29 WIB

Kabar Duka, Pendiri Teater Koma Tutup Usia

Jumat, 20 Januari 2023 | 11:59 WIB

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini

Kamis, 19 Januari 2023 | 07:56 WIB

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulut, BMKG: Hati-hati

Rabu, 18 Januari 2023 | 14:07 WIB
X