Jalan Penyejuk Hati, Memaknai Panjang Umur

- Jumat, 3 September 2021 | 20:34 WIB
H. Muhammad Nasir. (istimewa) (H. Muhammad Nasir. (istimewa))
H. Muhammad Nasir. (istimewa) (H. Muhammad Nasir. (istimewa))

Oleh: H. Muhammad Nasir. S.Ag.MH, Kakan Kemenag Lingga

Pada 3 September 1970 M bertepatan dengan 2 Rajab 1390 H, di desa Padangmutung Rumbio, Kecamatan Kampar, Provinsi Riau, lahir seorang laki-laki dari seorang ibu yang sangat tulus.

Sejak itu bayi laki-laki itu dibesarkan dan dididik dengan kasih sayang. Dalam dekapan kasih sayang sang ibu dan ketegasan sang ayah, bayi laki-laki itu dibesarkan. Bayi laki-laki itu sangat beruntung karena memiliki ayah dan ibu yang sangat disiplin mendidik dan mengajarkan agama dalam keluarga.

Dalam kesunyian malam, tepatnya 03 September 2021 M bertepatan dengan 25 Muharram 1443 H, anak laki-laki itu telah berusia 51 tahun. Malam itu laki-laki tersebut menyampaikan munajadnya kepada Allah SWT dengan mengingat kembali peristiwa 51 tahun yang lalu, sambil bergumam seraya berdo’a.

”Ya Allah, jika malam ini kedua ayah dan ibunda masih hidup, tentu ia mendengar do’a ini aku panjatkan kehadirat-Mu. Tetapi mereka telah tiada. Mereka telah Engkau panggil keharibaan-Mu. Walaupun mereka telah tiada, namun di hati ini mereka tetap hidup, sekan-akan mereka terus memberi semangat untuk selalu menjadi anak yang baik. Ya Rab, disebabkan doa-doa mereka hamba-Mu yang dhaif ini dapat menikmati kurunia-Mu yang sangat luas. Engkau telah kabulkan doa-doa mereka, Engkau telah perkenankan impian mereka, dan Engkau pun telah menyambut kedatangannya. Sebab itu Ya Rab, jangan Engkau siksa mereka dengan azab-Mu, jangan Engkau hinakan mereka dengan murka-Mu.”

Baca Juga: Panja Komisi VIII DPR RI Kunjungi BP Batam, Bahas Pengelolaan Asrama Haji

Hari ini tepatnya, Jum’at, 3 September 2021 M atau 25 Muharram 1443 H, usia anak itu genap 51 tahun. Anak itu tidak lain adalah penulis artikel ini. Tanpa terasa perjalanan hidup ini terus berproses menuju titik usia senja. Waktu semakin singkat dan perputaran bumipun terasa cepat. Ini membuktikan bahwa alam dunia yang kita jalani ini adalah alam pana yang akan berakhir. Begitupun dengan usia manusia akan mengalami titik akhir yang disebut kematian.

Dalam usia menuju senja ini rasanya ada sesuatu yang belum sempurna, yang menyebabkan keraguan dalam menatap alam baqa. Karena ditengah hiruk pikuknya rimba belantara kehidupan, di dalam hati yang paling dalam terdapat rasa takut yang tidak menentu, takut akan kematian dan takut karena banyaknya dosa yang selalu menghantui kehidupan. Ternyata manusia itu baru sadar, ketika usia terus bertambah kekuatan fisik pun terus melemah, sehingga ketakutan perasaan itu memuncak ketika nurani yang paling dalam berbisik halus dengan jujur bahwa beban dosa alangkah banyaknya.

Ketakukan dan kesulitan dalam urusan dunia ini mudah di atasi, karena kita memiliki sanak famili dan orang-orang dekat yang dapat membantu kesusahan itu. Tetapi ketakutan dan kesulitan dalam urusan alam gaib atau alam baqa tidak ada satupun yang dapat membantu, karena ketakutan itu adalah urusan manusia dengan tuhannya. Penyebab utama ketakutan itu tidak lain karena banyaknya dosa yang dilakukan sehingga belum siap menuju kematian. Sebab itu selagi Allah membentangkan waktu untuk kita di dunia, berikhtiarlah, berkaryalah, berdoalah dan beribadahlah, karena inilah jalan yang menyejukkan panasnya lorong waktu kehidupan ini.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

ASN, Bisnis, atau Keluarga

Selasa, 5 Oktober 2021 | 19:19 WIB

Era Baru Madrasah Berbasis Sain Modern

Jumat, 24 September 2021 | 13:49 WIB

Memantik Literasi Lewat Cerita Rakyat

Jumat, 24 September 2021 | 10:18 WIB

Menjadi Seorang Guru Pada Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 16:03 WIB

Sekolah Adiwiyata di Tengah Pandemi Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 10:12 WIB

Gurindam Dua Belas dalam Literasi Digital?

Rabu, 22 September 2021 | 10:01 WIB

Belajar Tatap Muka, Belajar Daring, dan Peran Orang Tua

Selasa, 21 September 2021 | 18:06 WIB

STAI Ibnu Sina Batam Wisuda 58 Mahasiswa

Senin, 20 September 2021 | 19:18 WIB

Pendidikan Seksual Penting atau Tidak?

Sabtu, 18 September 2021 | 12:19 WIB

Sekolah Tatap Muka di Batam Dimulai Pekan Depan

Kamis, 16 September 2021 | 14:56 WIB

Mewaspadai Ancaman Lost of Adab

Minggu, 12 September 2021 | 19:13 WIB

Tak Zamannya Lagi Ber-medsos untuk Hal Negatif!

Jumat, 10 September 2021 | 07:44 WIB

Terpopuler

X