Peluang dan Tantangan Media Sosial di Era Pandemi Covid-19

- Sabtu, 18 September 2021 | 16:07 WIB
Dra. Chusniyatul Chotimah
Dra. Chusniyatul Chotimah

Oleh: Dra. Chusniyatul Chotimah, Pranata Humas Kemenag Sidoarjo

Pada akhir pekan ini, Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo mengalami perubahan dan perombakan yang tidak disangka oleh para pegawai akibat pandemi covid-19. Pandemi ini menuntut para sumber daya manusia didalamnya untuk dapat beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada.

Kebijakan Work From Home (WFH), social and physical distancing, dan Teleconference menjadi hal yang selalu dilakukan.

Dampak positif dari kejadian ini adalah para pegawai menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Aplikasi Zoom dan Google Meet telah menjadi kebutuhan sehari-hari ketika melakukan pertemuan untuk mengambil suatu keputusan.

Selain itu, pemanfaatan media sosial juga sangat membantu khususnya pihak Humas dalam menyampaikan informasi penting, mulai dari informasi yang berkaitan dengan kelembagaan hingga kesehatan seperti halnya vaksin massal yang ditujukan kepada para tokoh masyarakat dan para pegawai yang belum mendapatkan vaksin di daerahnya. Hal ini mendapat perhatian besar dari Pemerintah Daerah Sidoarjo.

Pada bagian yang lain juga memanfaatkan sosial media seperti Instagram, Facebook, Web, WA Group untuk menyampaikan informasi terkait KUB, perhajian, kemasjidan, wakaf, informasi bantuan dana dari pusat, dan lain sebagainya.

Dengan banyak kegiatan Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo yang di-share di media sosial juga menjadi salah satu ajang atau peluang untuk branding lembaga atas keaktifan beberapa media sosial yang ada. Banyak masyarakat merasa terbantu dan menerima dengan senang hati.

Namun disisi lain, ada juga kelemahannya. Pertemuan para pegawai yang dilakukan secara online juga mengalami beberapa kendala, seperti jaringan yang kurang baik, perangkat yang digunakan kurang mendukung, dan terjadi kesalahpahaman sesuatu yang disampaikan. Ini juga berdampak pada pengambilan keputusan para jajaran yang berwenang, sehingga ketika hasil keputusan telah ditetapkan akan muncul problem yang tidak diinginkan.

Saat ini semua lembaga, organisasi dan dunia pekerjaan perlu memberikan informasi yang lebih terperinci. Oleh karena itu, Kementrian Agama Sidoarjo memanfaatkan media sosial serta aplikasi untuk menunjang segala informasi yang perlu dimasukkan ke dalam aplikasi atau media sosial tersebut.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

ASN, Bisnis, atau Keluarga

Selasa, 5 Oktober 2021 | 19:19 WIB

Era Baru Madrasah Berbasis Sain Modern

Jumat, 24 September 2021 | 13:49 WIB

Memantik Literasi Lewat Cerita Rakyat

Jumat, 24 September 2021 | 10:18 WIB

Menjadi Seorang Guru Pada Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 16:03 WIB

Sekolah Adiwiyata di Tengah Pandemi Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 10:12 WIB

Gurindam Dua Belas dalam Literasi Digital?

Rabu, 22 September 2021 | 10:01 WIB

Belajar Tatap Muka, Belajar Daring, dan Peran Orang Tua

Selasa, 21 September 2021 | 18:06 WIB

STAI Ibnu Sina Batam Wisuda 58 Mahasiswa

Senin, 20 September 2021 | 19:18 WIB

Pendidikan Seksual Penting atau Tidak?

Sabtu, 18 September 2021 | 12:19 WIB

Sekolah Tatap Muka di Batam Dimulai Pekan Depan

Kamis, 16 September 2021 | 14:56 WIB

Mewaspadai Ancaman Lost of Adab

Minggu, 12 September 2021 | 19:13 WIB

Tak Zamannya Lagi Ber-medsos untuk Hal Negatif!

Jumat, 10 September 2021 | 07:44 WIB

Terpopuler

X