Menjadi Seorang Guru Pada Masa Pandemi Covid-19

- Rabu, 22 September 2021 | 16:03 WIB
Ninik Eka Widiastuty, S.Pd, Guru SMP Negeri 1 Bintan
Ninik Eka Widiastuty, S.Pd, Guru SMP Negeri 1 Bintan

Oleh: Ninik Eka Widiastuty, S.Pd, Guru SMP Negeri 1 Bintan

Pandemi covid-19 telah mengakibatkan terjadinya pembatas aktifitas masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Jika sebelumnya pembelajaran dilakukan dengan tatap muka di sekolah, kini harus dilakukan via daring atau online lewat perangkat elektronik.

Diketahui, pada Maret 2020, Pemerintah mengambil kebijakan jika peserta didik harus belajar dari rumah. Kondisi ini masih berlangsung sampai sekarang. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penularan covid-19. Selama belajar dari rumah, para siswa diberikan materi oleh guru lewat aplikasi yang ada di gawai atau laptop masing-masing siswa.

Paradigma baru ini tentu membawa perubahan proses pembelajaran melalui layar digital. Guru, peserta didik, dan orang tua mau tak mau harus belajar mengenal dunia digital dalam upaya memaksimalkan proses pembelajaran secara online.

Baca Juga: Gurindam Dua Belas dalam Literasi Digital?

Menjadi guru di masa pandemi seperti sekarang tidaklah mudah. Guru harus terus berinovasi dalam memberikan layanan pengajaran pada para siswa. Ini jelas menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi kalangan pendidik.

Dalam kondisi seperti ini, banyak hal yang dapat dilakukan guru dalam memanfaatkan aplikasi pembelajaran yang tentu dapat diakses semua guru.

Pemanfaatan akun belajar.id misalnya. Akun belajar.id ini memiliki aplikasi pendukung pembelajaran yang biasa digunakan, misalnya gform, google classroom, google meet, google drive, dan lain sebagainya.

Salah satu contohnya adalah penggunaan google classroom untuk pembelajaran. Google classroom merupakan LMS yang cukup mudah dipahami oleh siswa. Walaupun sederhana cara penggunaannya, namun fitur-fitur yang disediakan cukup bervariasi. Guru dapat memberikan materi dan penugasan dalam bentuk file atau video yang terintegrasi pada google drive, slide, docs, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Sekolah Adiwiyata di Tengah Pandemi Covid-19

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

ASN, Bisnis, atau Keluarga

Selasa, 5 Oktober 2021 | 19:19 WIB

Era Baru Madrasah Berbasis Sain Modern

Jumat, 24 September 2021 | 13:49 WIB

Memantik Literasi Lewat Cerita Rakyat

Jumat, 24 September 2021 | 10:18 WIB

Menjadi Seorang Guru Pada Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 16:03 WIB

Sekolah Adiwiyata di Tengah Pandemi Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 10:12 WIB

Gurindam Dua Belas dalam Literasi Digital?

Rabu, 22 September 2021 | 10:01 WIB

Belajar Tatap Muka, Belajar Daring, dan Peran Orang Tua

Selasa, 21 September 2021 | 18:06 WIB

STAI Ibnu Sina Batam Wisuda 58 Mahasiswa

Senin, 20 September 2021 | 19:18 WIB

Pendidikan Seksual Penting atau Tidak?

Sabtu, 18 September 2021 | 12:19 WIB

Sekolah Tatap Muka di Batam Dimulai Pekan Depan

Kamis, 16 September 2021 | 14:56 WIB

Mewaspadai Ancaman Lost of Adab

Minggu, 12 September 2021 | 19:13 WIB
X