Anak yang Terlibat Tindak Pidana Narkotika Bisa Dipidana Penjara

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:19 WIB
R. Ade Maharta Gunawan. (istimewa)
R. Ade Maharta Gunawan. (istimewa)

Oleh: R. Ade Maharta Gunawan, Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Mahir Bapas Kelas II Tanjungpinang

Pada, 7 Oktober 2021, Pembimbing Kemasyarakatan melakukan pendampingan sidang Anak berinisial E secara daring yang diduga melakukan tindak pidana narkotika di Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun.

Hakim Anak memutuskan pidana penjara selama 1 tahun 3 bulan dan pelatihan kerja selama 3 bulan yang tertuang dalam Putusan No: 10/ Pid.Sus Anak-Anak/2021/PN Tbk. Putusan tersebut telah in kracht atau berkekuatan hukum tetap karena Anak dan penasehat hukum serta Jaksa Penuntut Umum telah menerima putusan yang dibacakan oleh Hakim Anak. “Perbuatan Anak sangat berlawanan terhadap upaya Pemerintah dalam pemberantasan narkotika dan menghilangkan generasi muda”.

Baca Juga: Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, DPRD Batam Minta Hal Ini

Anak yang berkonflik dengan hukum yang selanjutnya disebut Anak adalah anak yang telah berumur 12 (dua belas) tahun, tetapi belum berumur 18 (delapan belas) tahun yang diduga melakukan tindak pidana. Walaupun masih dalam usia Anak, namun Anak bisa tetap diproses secara hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai peraturan perundang-undangan yaitu Undang-Undang No.11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Baca Juga: Adi Prihantara Calon Kuat Sekdaprov Kepri

Anak awalnya dilakukan penangkapan dan penahanan karena perkara narkotika jenis Shabu di Resnarkoba Polres Karimun dan dikenakan Pasal 114 Ayat 1 Jo Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal 114 Ayat 1
“Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah)”.

Pasal 112 Ayat 1
Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Tahun Depan, SMAN 23 Kota Batam Dapat 8 RKB

Rabu, 1 Desember 2021 | 18:00 WIB

Upacara HGN, Wagub Kepri Bacakan Amanat Mendikbud RI

Kamis, 25 November 2021 | 19:27 WIB

Peran Strategis GPAI Mereaktualisasi Moderasi Beragama

Sabtu, 20 November 2021 | 11:28 WIB

ASN, Bisnis, atau Keluarga

Selasa, 5 Oktober 2021 | 19:19 WIB

Era Baru Madrasah Berbasis Sain Modern

Jumat, 24 September 2021 | 13:49 WIB

Memantik Literasi Lewat Cerita Rakyat

Jumat, 24 September 2021 | 10:18 WIB
X