Menangkan Kompetisi Budaya Kelas Dunia di Paris

- Kamis, 25 Juli 2019 | 05:47 WIB
JAKARTA (HK) - Sebanyak 30 mahasiswa Fakultas Psikologi UI yang tergabung dalam kelompok peminatan tari Kencana Pradipa Fakultas Psikologi UI berhasil meraih gelar juara tertinggi, yaitu juara umum atau Grand Prix di 15th International Competition and Festival of Folklore - “Etoiles de Paris”, Prancis pada 17 Juli 2019.

Mengutip keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (23/7), acara tersebut diselenggarakan di Theatre Le Poc, Salle de Spectacle. Tim Misi Budaya tersebut membawakan 2 dari 7 tarian yang sudah dipersiapkan, yaitu tari Padang Persembahan dan Silat Randai serta Ratoeh Jaroe dari Aceh. Ratoh Jaroe merupakan tari kreasi yang berasal dari Aceh.

Tarian ini sendiri dimainkan penari perempuan yang berangkat dari unsur kebersamaan dan kekompakan. Penamaan Ratoh Jaroe sendiri berasal dari kata Ratoh (berzikir) dan Jaro (tangan) yang artinya berzikir atau bernyanyi sambil memainkan gerak tangan. Sedangkan tari Randai didasari dari beberapa silat Indonesia dan lebih terinspirasi pada kesenian randai yang berada di Sumatra Barat. Tarian ini merupakan tarian kreasi baru yang dibuat oleh pelatih tim.

Kedua tarian ini ditampilkan dengan diiringi alunan suara musik tradisional yang juga dimainkan langsung oleh mahasiswa yang tergabung dalam tim misi budaya tersebut. Tarian-tarian tersebut adalah karya dari Donny Yoshinda, Cheelvy, Amelia Ahtari, dan Christiano Rae selaku koreografer dan Abdul Aziz selaku pengarah musik.

Dukungan untuk Tim Misi Budaya Kencana Pradipa 2019 datang dari berbagai pihak, termasuk dari Kedutaan Besar Republik Indonesia Prancis. Dukungan yang besar dan sambutan hangat diberikan langsung oleh Duta Besar dan seluruh staf KBRI. Tim juga diundang untuk menampilkan tari Ratoeh Jaroe di KBRI yang dihadiri oleh seluruh Staf KBRI dan masyarakat Indonesia yang tinggal di Prancis.

Perjuangan tim Misi Budaya Kencana Pradipa 2019 untuk memperkenalkan budaya Indonesia dan mengharumkan nama Indonesia belum berhenti di Paris, Prancis saja. Tim akan melanjutkan perjalanan ke Kota Keabadian (Roma, Itali) untuk mengikuti kompetisi berikutnya, yaitu International Dance and Music Festival - “All Colours of Art” yang akan dilaksanakan pada tanggal 25-19 Juli 2019 mendatang. (dbs)

Editor: Desain Haluan

Terkini

Catat! Jangan Pernah Dekati Narkoba!

Jumat, 5 Agustus 2022 | 13:19 WIB

Apakah Perceraian Menjadi Keputusan Terbaik?

Jumat, 5 Agustus 2022 | 13:16 WIB

Berliku Jalan untuk Pendidikan Profesi Guru

Minggu, 31 Juli 2022 | 10:57 WIB

Peran Sastra di Era Modern

Selasa, 26 Juli 2022 | 13:34 WIB

Kenapa Burung Sering Hinggap di Atas Kabel?

Jumat, 15 Juli 2022 | 10:52 WIB

Jangan Sia-siakan Keluarga

Jumat, 15 Juli 2022 | 08:43 WIB

Generasi Menulis

Minggu, 5 Juni 2022 | 14:08 WIB

Apakah Proyek Anda Memiliki Risiko?

Rabu, 1 Juni 2022 | 15:09 WIB
X