Sekolah Harus Transparan Kelola Dana BOS

- Sabtu, 3 Agustus 2019 | 05:48 WIB
12-3Agus19 (Tpi) HLLL Syahrul Ajak Sekolah Transparan Kelola Dana BOS
12-3Agus19 (Tpi) HLLL Syahrul Ajak Sekolah Transparan Kelola Dana BOS

TANJUNGPINANG (HK)- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang melaksanakan Bimbingan Teknis Tata Kelola Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diikuti oleh Kepala Sekolah dan Bendahara SD dan SMP se-Kota Tanjungpinang di Hotel Bintan Plaza, kemarin.

Dikesempatan itu, Walikota Tanjungpinang, Syahrul membuka secara resmi pelaksanaan Bimtek dan memberikan arahannya.

Syahrul menyampaikan Bimtek ini merupakan bimbingan teknis untuk membantu Bendahara BOS dalam pengelolaan aplikasi RKAS dan juga membantu sekolah menata dan merencanakan kegiatan serta anggaran BOS dalam bentuk digital.

"Saya sangat mendukung dan menyambut baik serta memberi apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang yang telah memprogramkan dan melaksanakan kegiatan yang sangat positif ini untuk meningkatkan akses dan mutu pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional," kata Syahrul.

Dalam hal ini, Syahrul juga mengajak para peserta Bimtek untuk mengikuti kegiatan ini secara serius agar dapat memperbaiki data BOS di sekolah sehingga meningkatkan transparansi, akuntabel dan dapat dipertanggung jawabkan.

"Suksesnya acara ini adalah kesuksesan kita bersama yang merupakan cermin dari karakter kita sebagai bangsa Indonesia pada umumnya dan orang Melayu pada khususnya, yang selalu menjunjung tinggi kebersamaan dan kekeluargaan sehingga kerja berat bisa menjadi ringan jika dikerjakan bersama," pungkas Syahrul.

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Tanjungpinang, Atmadinata menyampaikan tujuan dilaksanakannya Bimtek Tata Kelola BOS SD dan SMP se-Kota Tanjungpinang itu untuk mewujudkan pengelolaan dana BOS yang transparan dan akuntabel, perencanaan, realisasi dan pelaporan BOS terdokumentasi dengan baik dan penggunaan dana BOS lebih fokus untuk pemenuhan SMP berdasarkan evaluasi dari sekolah.

Atma juga menjabarkan bahwa peserta merupakan utusan Kepala Sekolah dan Bendahara BOS SD dan SMP berjumlah 100 orang yang terdiri dari bendahara SD sebanyak 53 orang, bendahara SMP sebanyak 16 orang, Pengawas sebanyak 10 orang, Kepala SMP 4 orang, Kepala SD 7 orang dan Dinas Pendidikan berjumlah 10 orang.

"Narasumber pada kegiatan ini terdiri dari unsur pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, BPKAD Kota, Kantor Pelayanan Pajak Pratama dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tanjungpinang," tutupnya.(rco)

Editor: Desain Haluan

Terkini

Catat! Jangan Pernah Dekati Narkoba!

Jumat, 5 Agustus 2022 | 13:19 WIB

Apakah Perceraian Menjadi Keputusan Terbaik?

Jumat, 5 Agustus 2022 | 13:16 WIB

Berliku Jalan untuk Pendidikan Profesi Guru

Minggu, 31 Juli 2022 | 10:57 WIB

Peran Sastra di Era Modern

Selasa, 26 Juli 2022 | 13:34 WIB

Kenapa Burung Sering Hinggap di Atas Kabel?

Jumat, 15 Juli 2022 | 10:52 WIB

Jangan Sia-siakan Keluarga

Jumat, 15 Juli 2022 | 08:43 WIB

Generasi Menulis

Minggu, 5 Juni 2022 | 14:08 WIB

Apakah Proyek Anda Memiliki Risiko?

Rabu, 1 Juni 2022 | 15:09 WIB
X