Rakerda PKS Batam Hasilkan Sejumlah Rekomendasi dan Sikap Politik

- Selasa, 29 Maret 2022 | 10:09 WIB
Rakerda PKS Kota Batam, Minggu 27 Maret 2022 di PIH Batam Centre. (istimewa)
Rakerda PKS Kota Batam, Minggu 27 Maret 2022 di PIH Batam Centre. (istimewa)

Batam (HK) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam, melakukan rapat kerja daerah (Rakerda) Minggu, 27 Maret 2022 di PIH Batam Centre. Dalam Rakerda tersebut melahirkan sejumlah rekomendasi dan juga sikap politik PKS di 2022.

Ketua DPD PKS Batam, Yusuf mengatakan, adapun rekomendasi dan sikap politik tersebut, diantaranya adalah. Pertama, Kota Batam dengan segala potensinya telah ditetapkan sebagai pusat kegiatan strategis nasional (PKSN) oleh pemerintah pusat.

Hal ini membawa konsekuensi banyak proyek dan kegiatan strategis nasional yang dilaksanakan di kota batam. Untuk itu, dibutuhkan efektivitas koordinasi dan kebijakan dalam mendukung dan melaksanakan berbagai proyek dan kegiatan strategis nasional di Kota Batam.

Baca Juga: Begini Cara Menyambungkan Wifi ke TV untuk Nikmati Konten Digital

Kebijakan Ex-Officio Walikota Batam sebagai Kepala BP Batam adalah kebijakan yang tepat, karena mampu mensinergikan dua institusi yakni Pemko Batam dan BP Batam menjadi dua mesin pembangunan Kota Batam yang efektif.

"Sehingga mampu membawa kemajuan Batam dan hasilnya dapat dirasakan oleh masyakarat. Karenanya, PKS Kota Batam mendorong pemerintah pusat untuk tetap mempertahankan kebijakan Walikota Batam sebagai Ex-Officio Kepala BP Batam pasca 2024," ucap Yusuf.

Kedua, pandemi Covid-19 berdampak pada perekonomian nasional, tak terkecuali Kota Batam. Banyak masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), UMKM terlilit berbagai kesulitan.

Akibatnya banyak keluarga yang bermasalah dari sisi ekonomi dan ketahanan keluarga. Perceraian di Kota Batam meningkat. Biarpun ekonomi sudah mulai membaik, seiring terkendalinya pandemi covid-19, namun PKS Kota Batam melihat perlu adanya kebijakan dari pemerintah Kota Batam yang menyentuh langsung kepada masyarakat.

Khususnya masyarakat kecil guna penguatan ekonomi dan ketahanan keluarga, seperti pemberian bantuan usaha, penyediaan lapangan kerja, dan langkah lainnya yang dibutuhkan masyarakat akibat dampak pandemi covid-19.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Honor PPK dan PPS Naik untuk Pemilu 2024

Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:10 WIB

Berikut Tiga Nama Kandidat Capres Nasdem

Sabtu, 18 Juni 2022 | 14:26 WIB

Anies Baswedan Dilirik Nasdem untuk Jadi Capres

Minggu, 29 Mei 2022 | 13:20 WIB

Asnah Nakhodai DPD Partai Demokrat Kepri

Selasa, 4 Januari 2022 | 16:27 WIB

PPP Tanjungpinang Gelar Silaturahmi Kader 2021-2026

Kamis, 30 Desember 2021 | 08:34 WIB

Emansipasi dan Pengarusutamaan Gender

Selasa, 21 Desember 2021 | 15:07 WIB

PAW DPRD Lingga, Simarito Gantikan Jimmy AT

Sabtu, 6 November 2021 | 06:36 WIB
X