Pemprov Sumbar Siapkan Wisata Berbasis Tradisi Minangkabau

- Jumat, 14 Januari 2022 | 13:54 WIB
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy (kiri), dalam rangka peninjauan potensi wisata guna persiapan tahun kunjungan Sumbar 2023. (harianhaluan.com)
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy (kiri), dalam rangka peninjauan potensi wisata guna persiapan tahun kunjungan Sumbar 2023. (harianhaluan.com)

Desa Wisata Kubu Gadang yang berlokasi di Padang Panjang, merupakan sebuah desa wisata yang dirintis sejak 2014 dengan mengangkat kearifan lokal, tradisi dan budaya sebagai konsep daya tarik wisata. Desa ini dikelola oleh kelompok sadar wisata.

Meski baru efektif berjalan di pengujung 2015 silam, objek wisata ini telah menjadi salah satu tujuan kunjungan wisatawan domestik dan manca negara. Hal ini karena spesifikasi dan keunggulan objek wisata berupa tradisonal kuliner, atraksi seni budaya dan tradisi adat Minangkabau.

Di Kubu Gadang, wisatawan disuguhi berbagai paket wisata pengalaman dan tradisi menarik, seperti mencoba bertani, memerah susu sapi, hingga membatik di pondok-pondok di antara hamparan sawah. Selain itu, desa ini juga secara rutin menghadirkan iven-iven seru yang bervariasi dua sampai tiga kali setahun.

Baca Juga: Konsumsi 7 Gram Minyak Zaitun Tiap Hari Kurangi Risiko Kematian

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, saat melakukan kunjungan guna persiapan tahun kunjungan Sumbar 2023, mengatakan, Kubu Gadang merupakan salah satu Desa Wisata yang paling mature dari segi pengelolaan. Apresiasi ini diberikan Audy melihat kreativitas anak-anak muda penggerak Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam menghadirkan iven-iven, serta menggali potensi wisata tradisi Minangkabau.

Meski demikian, Audy berpesan agar Pokdarwis Kubu Gadang juga mulai mengembangkan potensi-potensi content creator lokal, mengingat efektivitas pemasaran pariwisata melalui media digital.

"Zaman sekarang content creator adalah salah satu ujung tombak. Kubu Gadang is beautiful as it is, tinggal bagaimana mengemas dengan baik. Disini peran content creator sangat penting," kata Audy.

Baca Juga: Kevin Sanjaya dan Valencia Tanoesoedibjo Umumkan Kedekatan Mereka

Lebih lanjut ia menjelaskan, Desa wisata yang menyuguhkan wisata minat khusus, umumnya memiliki tingkat repeat order yang rendah. Menurutnya hal ini harus disiasati dengan kepiawaian mengemas destinasi, terutama bagi pasar digital sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Mau Tahu Cara Mengecek Kebersihan Kamar Hotel?

Selasa, 21 Desember 2021 | 06:43 WIB

Mau Traveling? Jangan Bawa Barang Ini ke Pesawat!

Jumat, 17 Desember 2021 | 15:32 WIB

Kenapa Sprei Kasur Hotel Berwarna Putih?

Jumat, 10 Desember 2021 | 10:44 WIB

Mau Bepergiaan Saat Libur Nataru? Boleh, Asal...

Selasa, 7 Desember 2021 | 09:41 WIB

Iluni UNP Gelar Turnamen Golf di Palm Spring Batam

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:06 WIB

Wisawatan di Bukittinggi Sudah Mulai Naik Bendi

Minggu, 17 Oktober 2021 | 07:37 WIB

Kepri Akan Dibuka untuk Kunjungan Wisatawan 18 Negara

Selasa, 12 Oktober 2021 | 05:45 WIB
X