Travel Bubble di Kepri Dipercaya Pikat Wisman Singapura

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 08:33 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar. (internet)
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar. (internet)

Dinas Pariwisata Provinsi Kepri optimistis kebijakan gelembung perjalanan (travel bubble) antara Lagoi Bintan dan Nongsa Batam dengan Singapura mampu memikat wisatawan asal negara tetangga tersebut.

Apalagi, pengelola Lagoi dan Nongsa datang langsung ke Singapura melakukan promosi dan memberikan informasi kesiapan dua kawasan wisata tersebut menyambut wisman yang datang berlibur.

"Saat ini meski jalannya travel bubble masih dalam batas regulasi, tetapi saya yakin mereka (wisman) sudah membuat beberapa rencana perjalanan ke Lagoi Bintan dan kawasan Nongsa di Batam," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, belum lama ini.

Wisatawan Singapura saat tiba di Bintan. (istimewa)

Ia menyampaikan, General Group Manager PT BRC Lagoi Abdul Wahab menemui berbagai pihak untuk mengabarkan sekaligus menjamin persiapan kawasan Lagoi melaksanakan skema travel bubble ini.

Hal serupa juga dilakukan Ketua Nongsa Sensation, Andy Fong menyurati Otoritas Kelautan dan Pelabuhan Singapura terkait kebijakan gelembung perjalanan.

Menurut dia, kebijakan pembukaan pintu perbatasan dalam skema travel bubble merupakan kemajuan, karena telah diperjuangkan sejak 1,5 tahun yang lalu.

(istimewa)

Ia mengatakan, skema gelembung perjalanan bermula dari diskusi serius dengan Jajaran Deputi I Kemenparekraf, untuk mencari solusi pembukaan destinasi wisata, hingga lahirlah konsep "safe travel coridor 3B" yaitu Batam, Bintan, dan Bali.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wisata ke Batam, Jangan Lupa Oleh-Oleh Khas Ini

Senin, 20 Juni 2022 | 08:21 WIB

Konsep Sijori Bisa Pulihkan Pariwisata Kepri

Sabtu, 11 Juni 2022 | 11:05 WIB

Rendang Indonesia Disukai oleh Warga Negara Ini

Minggu, 24 April 2022 | 09:41 WIB
X