Hotel di Jepang Ini Merupakan yang Tertua di Dunia

- Minggu, 4 Juli 2021 | 07:43 WIB
Nishiyama Onsen Keiunkan. (internet)
Nishiyama Onsen Keiunkan. (internet)

Ternyata bisnis hotel sudah ada sejak berabad-abad yang lalu. Menurut Guinness Book of Records, hotel pertama dan tertua di dunia ada di Jepang. Hotel itu bernama Nishiyama Onsen Keiunkan.

Hotel ini didirikan oleh Fujiwara Mahito selama era Keiun atau 705 Masehi. Mulanya, Fujiwara membangun hotel ini sebagai penginapan untuk shogun, samurai, dan perantau.

Tokoh besar yang saat itu pernah bermalam di hotel ini adalah seorang panglima perang bernama Takeda Shingen. Dia dikenal pimpinan militer yang terampil. Selain itu, ada juga Tokugawa Ieyasu yang merupakan pendiri pertama Shogun dari Keshogunan Tokugawa.

Saat itu, Hotel Nishiyama Onsen Keiunkan sudah terkenal bukan karena satu-satunya penginapan, tapi juga karena berada di lokasi dekat dengan pemandangan alam yang indah. Para tamu bisa dengan mudah memandang gunung terbesar di Jepang, Gunung Fuji.

Selain itu, mereka juga bisa berendam di pemandian air panas (onsen) yang mengalir langsung dari sumbernya. Air panas di Nishiyama Onsen Keiunkan juga disebut-sebut bisa memulihkan kondisi tubuh yang sedang sakit.

Dibangun berabad-abad berlalu, hotel Nishiyama Onsen Keiunkan sampai saat ini masih berdiri kokoh. Hotel ini mengalami sedikit modernisasi, tapi corak dan gaya tradisionalnya masih kental.

Kini, bukan hanya samurai, shogun, dan perantau yang bisa mencicipi bermalam di hotel tersebut. Hotel Nishiyama Onsen Keiunkan juga menjadi destinasi mancanegara, mulai dari selebritis papan atas sampai politisi dari berbagai dunia.

Nishiyama Onsen Keiunkan dipelihara oleh keluarga Fujiwara Mahito secara turun temurun sampai 52 generasi.

Ciri khas yang selama berabad-abad ditawarkan masih tetap sama. Baik keindahan alamnya maupun pemandian air panasnya masih dianggap menenangkan dan menjadi daya tarik.

Selain bisa mandi air panas, para tamu juga diajak untuk minum langsung dari sumber mata airnya. Banyak tamu yang bermalam di hotel ini karena ingin mencicipi air tersebut.

Nishiyama Onsen Keiunkan memiliki empat pemandian terbuka dan dua pemandian dalam ruangan dengan total enam pemandian. Ada empat sumber mata air panas alami yang berbeda.

Dalam situs resminya, hotel ini terdiri dari 37 kamar yang didekorasi dengan gaya tradisional Jepang.

Di sana juga tersedia restoran dengan menu makanan dan menggunakan alas tradisional tatami. Tamu yang hendak bermalam di hotel ini bisa membayar mulai dari 52 ribu yen (sekitar Rp6,8 juta) per malam.

Nishiyama Onsen Keiunkan pun tak jauh dari destinasi wisata atau tempat-tempat bersejarah di Jepang. Kurang lebih tiga jam dari hotel, ada Kuil Zenko-ji.

Kuil ini merupakan salah satu kuil yang memiliki aula pemujaan besar yang dibangun dengan gaya shumoku-zukuri.

Bangunan Kuil Zenko-ji berarsitektur Buddha periode Edo tengah terbesar di Jepang Timur. Kuil ini ditetapkan sebagai bangunan warisan sejarah dan cagar budaya nasional.

Selain Kuil Zenko-ji, hotel ini juga dekat dengan Taman Monyet Jigokudani. Selama musim dingin, monyet-monyet Jepang bergelantungan di sepanjang taman, terutama di sekitar sumber air panas.

Di tengah menjamurnya hotel bergaya modern, menginap di hotel tradisional seperti Nishiyama Onsen Keiunkan bisa menjadi pengalaman menarik. Menikmati fasilitas-fasilitasnya sembari napak tilas nuansa berabad-abad yang lampau.

Selain Nishiyama Onsen Keiunkan, hotel-hotel bergaya tradisional juga banyak ditemui di Jepang.

Hotel-hotel itu di antaranya Ryotei Hanayura, Esashi Ryotei Kuki, Rykan Zaborin, TsurugaBesso Hinanoza, Suizantai Club Jozankei, Ocean Villa Furukawa, dan Heiseikan Shiosaitei.*

(sumber: cnnindonesia.com)

 

 

 

Editor: fery haluan

Terkini

PHRI BPD Kepri Lakukan Penjaringan Bakal Calon Ketua

Selasa, 24 Agustus 2021 | 08:42 WIB

Usai PPKM, Diprediksi Terjadi Letupan Wisata

Minggu, 8 Agustus 2021 | 15:00 WIB

Mau Traveling saat Pandemi? Pahami Hal Ini

Minggu, 25 Juli 2021 | 09:59 WIB

Lezatnya Bika Bakar, Menu Khas Bukittinggi

Rabu, 28 April 2021 | 13:22 WIB

Pesona Kota Tua Kembali Dihidupkan Pemko Padang

Sabtu, 27 Maret 2021 | 09:34 WIB
X